SuaraBandung.id – Desakan mundurnya Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI semakin gencar diserukan oleh publik, ditambah dengan adanya usulan mundur dari Tim Gabungan Indipenden Pencari Fakta (TGIPF).
Seperti diketahui, TGIPF telah selesai melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan Malang. Dan hasil investigasinya telah diserahkan ke Presiden Jokowi.
Dari kesimpulan investigasi tersebut, diantaranya mengusulkan Ketua Umum beserta pengurus untuk mundur dari kursi jabatan PSSI.
"Dalam catatan kami, disampaikan bahwa pengurus PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya," kata Mahfud usai menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, dikutip dari Suarariau.id, Minggu (16/10/2022).
Hal tersebut tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang.
Atas usulan tersebut, Pemerintah tidak akan ikut mendesak Iwan Bule yang merupakan Ketua Umum PSSI untuk mundur dari jabatannya karena merupakan bentuk intervensi.
Hal tersebut dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.
“Yang pasti pemerintah akan segera menindaklanjuti mana yang menjadi area pemerintah. Akan tetapi, kalau ada area yang pemerintah tidak bisa masuk, tentu itu tidak akan dimasuki pemerintah,” kata Zainudin Amali, dikutip dari Beritajatim, Minggu (16/10/2022).
Sikap Menpora tersebut sebagai bentuk rasa hormat terhadap PSSI. Bahwa, pemerintah tidak dibenarkan melakukan intervensi.
Saat ini, Kemenpora RI akan fokus membenahi diri sesuai rekomendasi yang telah diserahkan kepada Presiden.
Bahkan, Media Malaysia pun mengingatkan Jokowi untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait tragedi Kanjuruhan Malang.
Sebab PSSI berada di bawah naungan FIFA. Karenanya, pemerintah tak bisa intervensi agar terhindar dari hukuman.
Berita Terkait
-
Media Malaysia Ingatkan Jokowi untuk Berhati-hati Memberikan Keputusan Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI
-
Akhir dari Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Usulkan Ketua Umum PSSI Mundur
-
Ramai-Ramai Bela Iwan Bule, Exco PSSI Tanggapi Pernyataan Shin Tae Yong
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Fenomena Panic Buying BBM di Kalbar, Mendagri Jelaskan Penyebabnya
-
Digeber 80 Ribu Cabang, tapi Sepi Pembeli: Ironi Koperasi Merah Putih?
-
5 Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium, Ringan dan Umur Pakai Lebih Panjang
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Wardatina Mawa Pakai Baju Akad Nikah di Sidang Cerai dengan Insanul Fahmi
-
Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Cara dan Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Terbaru 2026