SuaraBandung.id - Ibadah yang benar adalah ibadah yang didasari dengan niat karena Allah, baik itu dilakukan dalam bentuk perbuatan maupun pernyataan.
Namun, Buya Yahya mengungkapkan bahwa terkadang kita justru melakukan ibadah karena kita menuruti hawa nafsu.
Bagaimana mungkin kita melakukan ibadah dengan didasari keinginan hawa nafsu?
Buya Yahya pun menjawab pertanyaan itu dalam satu ceramahnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Al - Bahjah Blitar Official yang diunggah pada 15 Oktober 2022, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengatakan bahwa kita harus melakukan satu ibadah berdasarkan hal-hal yang dirasa paling berat untuk kita lakukan.
"Segala yang paling berat, maka itulah yang harus anda ambil yang pertama. Semua yang paling berat," kata Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa terkadang seseorang melakukan ibadah dengan menuruti hawa nafsunya.
"Kalau orang biasanya ibadah itu menuruti hawa nafsu, (misal) dia orang yang sangat pelit, makanya ibadahnya paling seneng adalah puasa paling seneng, karena dia pelit. Kalau model dia jangan banyak puasa, banyak sedekah," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Dosa yang Paling Dosa, Ternyata Ini yang Harus Direnungi, Buya Yahya: Kita Serius kepada Allah
Lalu, Buya Yahya menyampaikan bahwa hendaknya kita melakukan ibadah sesuai dengan kekurangan kita.
"Jadi kalau kita ingin, sesuai dengan kekurangan kita itu apa, orang pelit kok suruh puasa, paling demen, keluarganya suruh puasa semuanya. Bahkan kalau perlu sahur (dan) buka nya pakai kurma aja, nggak begitu," kata Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa kita harus memerangi hawa nafsu ketika hawa nafsu kita mengajak untuk melakukan sesuatu.
"Jadi makanya, di saat hawa nafsu kita mengajak untuk sesuatu, maka itu yang kita perangi," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Dosa yang Paling Dosa, Ternyata Ini yang Harus Direnungi, Buya Yahya: Kita Serius kepada Allah
-
Bagikan Kunci Sukses untuk Berakhlak Mulia, Buya Yahya: Mulia karena Apa?
-
Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua ketika Ingin Berbuat Baik, Buya Yahya: Jangan Bebani Anak
-
Jangan Ditunda! Berbuat Baik Harus Dilakukan dengan Segera, Mengapa? Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo