SuaraBandung.id - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule mendapatkan banyak desakan untuk mengundurkan dari dari jabatannya karena dinilai sebagai orang yang bertanggung jawab atas tragedi kerusuhan stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022.
Dalam penanganan tragedi Kanjuruhan itu, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk pemerintah telah meberikan rekomendasi dari temuannya kepada Presiden Jokowi.
Dalam laporan TGIPF kepada Jokowi tersebut merekomendasikan ketua umum PSSI beserta pengurusnya untuk mundur.
Rekomendasi dari TGIPF itu bertujuan sebagai bentuk tanggung jawab dari Iwan Bule sebagai ketua dan pengurus PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola Indonesia.
Meskipun demikian, Pemerintah mengaku tidak akan ikut campur dalam permasalahan jabatan Ketua Umum PSSI tersebut.
Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyebutkan Pemerintah tidak akan ikut mendesak Mochamad Iriawan untuk mundur dari kursi ketua PSSI.
Zainudin Amali sangat menyadari akan banyaknya desakan itu, namun ia tidak sependapat karena menurutnya desakan mundur merupakan bentuk intervensi.
“Yang pasti pemerintah akan segera menindaklanjuti mana yang menjadi area pemerintah. Akan tetapi, kalau ada area yang pemerintah tidak bisa masuk, tentu itu tidak akan dimasuki pemerintah,” kata Menpora, dikutip dari BeritaJatim, Senin (17/10/2022).
Zainudin mengingatkan bahwa dulu pemetintah pernah melakukan intervensi terhadap PSSI dan berujung pada sanksi dari FIFA.
Baca Juga: Sudah Melakukan Wudu dengan Benar, Apa yang akan Muncul? Ustaz Adi Hidayat: Ini yang Menarik
Maka sebagai bentuk evaluasi, Zainudin memastikan tidak akan ada intervensi apapun terhadap PSSI termasuk posisi Iwan Bule.
Kini Kemenpora fokus untuki berbenah diri setelah surat rekomendasi di serahkan kepada Presiden Jokowi.
“Kalau yang di luar area pemerintah tentu kita harus hati-hati betul, jangan sampai salah kita menindaklanjuti kemudian berakibat ada federasi internasional menilai bahwa kita sudah campur tangan. Itu harus hati-hati betul karena kita pernah melakukan itu dan hasilnya adalah sanksi yang diberikan” ujar Menpora.
Kejadian ini akan dibahas langsung dengan presiden FIFA yang juga akan hadir ke acara G20 di Indonesi pada tanggal 18 Oktober 2022.
“Ya disikapinya seperti apa urusan federasi. Nanti kan sebenarnya ini jadi bahan juga yang akan dibicarakan dengan Presiden FIFA sebagai pimpinan federasi internasional. Maka pemerintah tidak akan masuk ke yang bukan area pemerintah,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya pemerintah akan membentuk tim revolusi sepak bola Indonesia bekerjasama dengan federasi internasional AFC dan FIFA.
Berita Terkait
-
Pemerintah Beri Sikap Ini Terkait Usulan Mundurnya Iwan Bule dari Ketua Umum PSSI
-
Media Malaysia Ingatkan Jokowi untuk Berhati-hati Memberikan Keputusan Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI
-
Akhir dari Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Usulkan Ketua Umum PSSI Mundur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran
-
Harga Bahan Melonjak, Program Tiga Juta Rumah Subsidi Presiden Prabowo Gagal?
-
Promo Erha Ultimate untuk Nasabah BRI, Perawatan Kulit Hemat Hingga Rp200.000
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Klarifikasi Dokter Richard Lee soal Keluar-Masuk Gereja hingga Berujung Sertifikat Mualaf Dicabut
-
Urutan Skincare Wardah Lightening Pagi dan Malam yang Benar agar Wajah Cerah Maksimal
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai