SuaraBandung.id - Dedi Mulyadi yang sedang dilanda masalah keluarga diterpa isu miring.
Netizen banyak mengomentari bagaimana Dedi Mulyadi bersikap pada istri di tengah gugatan cerai yang sedang diproses.
Isu miring pada pria yang akrab disapa Kang Dedi ini soal dirinya yang sama sekali selalu ingin merasa benar.
Banyak konten-konten di media sosial milik Kang Dedi, kembali diungkit dan diberi penilaian negatif.
Misal, saat bagaimana Kang Dedi memperlakukan mahasiswa yang mendebatnya di pasar.
Kemudian saat Kang Dedi yang kena tampar ODGJ, disebut netizen adalah sebuah konsekuensi jika dirinya merasa benar maka orang gila pun dihadapi.
Namun, dari penilaian itu banyak juga yang memberi dukungan pada Kang Dedi saat dirinya beraktivitas di media sosial.
Namun, kali ini soal keputusan Kang Dedi yang tidak pernah datang pada persidangan gugat cerai dari sang istri, kembali disorot negatif.
Tingkah Dedi Mulyadi yang tidak mau hadir dalam beberapa kali sidang gugatan perceraian yang dilayangkan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne, adalah salah.
Netizen menilai, hadirnya Kang Dedi Mulyadi diharapkan menjadi satu kebahagian untuk sang istri yang sedang galau ingin gugat cerai.
"Kok bapak gak hadir sidang, padahal kalau menyempatkan hadir bisa membahagiakan istri, tetapi yang terjadi tetap tidak hadir. Bahagiakan dulu orang terdekat biar seimbang," tulis akun @yunalis_bu***.
Apa yang jadi keputusan Kang Dedi ini kemudian dipertanyakan netizen. Mereka gemas melihat kuatnya Kang Dedi dalam memegang prinsip hidupnya.
Netizen awalnya dibuat geleng-geleng saat respons foto keluarga di akun Instagram Kang Dedi, Minggu (23/10/2022).
Saa itu terlihat Kang Dedi merangkul kedua anak lelakinya dengan pakaian serba putih.
"Ingatlah anak-anakku. Jika kebahagiaan yang kalian cari adalah untuk diri sendiri, maka itu bukan kebahagiaan, itu egoisme."
Berita Terkait
-
Unggahan Dedi Mulyadi Banjir Doa dan Dukungan, DETIK-DETIK Jelang Hakim Ketok Palu Cerai Kabulkan Gugatan Cerai Ambu Anne, Netizen: Nyereset Gustiii
-
DALAM! Reaksi Kang Dedi Mulyadi Saat Miliknya Diambil Orang: Gak Usah Kita Ribut-Ribut Kalau Bukan Rezeki Kita, Ya Kasihin aja
-
Jelang Sidang Cerai, Kang Dedi Mulyadi Akui Telah Membuat Banyak Kekecewaan, Maaf Belum Bisa Jadi Teladan ke Ambu Anne
-
5 Fakta Mencengangkan Bupati Purwakarta yang Disebut Bukan Orang Sembarangan, Tak Kalah Mentereng dari Kang Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit