SuaraBandung.id - Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat tentang praktik perdukunan yang erat kaitannya dengan jin khodam.
Jin khodam dipercaya oleh sebagian orang sebagai jin yang mendampingi ataupun membantu manusia.
Memiliki jin khodam sangatlah berbahaya karena sosok jin memiliki sifat yang licik, sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya.
Gus Baha mengungkapkan pesan para kyai yang menyebutkan bahwa sebaik apapun kita, hendaknya kita tidak mempunyai khodam jin.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube afa nurID yang diunggah pada 25 Oktober 2022, berikut ulasannya.
"Mimpin jin itu repot. Makanya kyai-kyai pesan, sealim apapun kamu, kalau punya khodam jin, lebih baik jangan, karena jin itu tetap licik," ungkap Gus Baha.
Gus Baha kemudian mengatakan bahwa ia tahu betul tentang alam jin. Selain itu, orang-orang terdahulu pernah menyebutkan tentang keterkaitan seseorang dengan sosok jin akan terbawa hingga anak cucu orang itu.
"Kalau orang dulu bilang, kalau bapaknya gak kuat, terkadang anaknya juga nggak kuat, saya ini anaknya kyai yang juga cucunya kyai, tau betul tentang alam jin, memang mengerikan sekali," kata Gus Baha.
Gus Baha lalu mengatakan bahwa dirinya pernah menerima wasiat dari ayahnya yang melarang untuk merasa senang karena bisa memimpin jin.
"Kamu belum pernah kan, dimakmumi jin, saya sering sekali. Dulu bapak saya wasiat, kamu jangan senang karena bisa mimpin jin," kata Gus Baha.
Setelah itu, Gus Baha juga menyampaikan bahwa lebih baik jika belum pernah bersentuhan dengan alam gaib ataupun alam jin itu.
"Ya seperti itu kamu kan gak perlu dilarang karena sudah gak mimpin, sudah enak gak usah dilarang, gak pernah bersentuhan dengan alam gaib," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Sampai ke Anak Cucu, Ternyata Ini Tradisi Nabi Nuh yang Tidak Ditiru oleh Nabi Muhammad, Mengapa? Berikut Penjelasan Gus Baha
-
Fenomena Gerhana Matahari Parsial Akan Muncul pada 25 Oktober 2022, Benarkah Bahaya Dilihat Secara Langsung? Berikut Penjelasannya
-
Cara Mudah untuk Menjadi Wali, Mungkinkah? Berikut Penjelasan Gus Baha
-
Apakah Syafaat Nabi Tetap Ada Bagi Orang yang Memiliki Dosa Besar dari Umatnya? Ini Kata Gus Baha
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Keuntungan Homeless Media? Viral Banyak yang Digandeng Bakom RI
-
Jangan Asal Usap! Ini 6 Micellar Water Penyelamat Kulit Berjerawat agar Pori-Pori Tak Tersumbat
-
Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak
-
Cinta Habis di Orang Lama: Romansa Pahit ala The Girl Called Feeling
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik