/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:11 WIB
Gus Baha. (Akun instagram @gusbahaofficial)

SuaraBandung.id - Nabi Nuh adalah seorang nabi yang termasuk sebagai Ulul Azmi. Nabi yang disebut sebagai Ulul Azmi adalah nabi yang memiliki keteguhan ataupun tekad yang kuat.

Namun, ada satu perbuatan ataupun tradisi nabi Nuh yang tidak ditiru oleh nabi Muhammad, sebagaimana disampaikan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Santri Mania yang diunggah pada 25 Oktober 2022, berikut ulasannya.

Gus Baha mengungkapkan bahwa bahwa nabi Nuh adalah satu-satunya nabi Ulul Azmi yang tradisinya tidak boleh ditiru oleh nabi Muhammad.

"Tapi satu-satunya nabi ulul azmi yang tradisinya tidak boleh ditiru oleh nabi Muhammad adalah nabi Nuh," ungkap Gus Baha.

Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa apabila nabi Nuh sudah marah, maka nabi Nuh akan menyebut orang kafir agar dimusnahkan hingga anak cucu.

"Karena nabi Nuh itu kalau sudah marah, menyebutnya sampai ke anak cucu. Gusti, orang kafir itu musnahkan sampai anak cucunya," jelas Gus Baha.

Gus Baha lalu mengatakan bahwa nabi Nuh berpikir tentang orang kafir itu nantinya akan memiliki anak ataupun keturunan yang nakal atau jelek sifatnya.

"Nanti misalkan orang kafir itu punya keturunan, nanti keturunannya itu pasti jelek juga kelakuannya, orang itu anaknya orang nakal, pasti nanti jadinya orang nakal juga, itu pikirannya nabi Nuh," kata Gus Baha.

Baca Juga: Kalimat Indah Ini Allah Turunkan untuk Manusia, Ustaz Adi Hidayat: Sebelum Diminta Salat

Gus Baha juga mengungkapkan bahwa hal itu tidak cocok dengan syariat rasulullah SAW.

"Lha itu yang maaf, tidak cocok dan dibedakan dalam syarat rasulullah SAW, syariatnya nabi, orang nakal bisa punya anak saleh, Meskipun kamu juga bisa agak bisik-bisik, orang saleh bisa punya anak nakal, paham ya?" ungkap Gus Baha.

Setelah itu, Gus Baha mengatakan bahwa kita pun tidak boleh terlalu membesar-besarkan perasaan kita akan hal tadi.

"Jadi kamu tidak usah GR dulu, karena semua itu bisa dibalik," pungkas Gus Baha.

Load More