/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:29 WIB
Suara.com/ dok Pemprov Jateng

SuaraBandung.id Ganjar Pranowo masih di atas Prabowo Subianto dalam versi Lembaga survei sebagai calon untuk diusung sebagai capres dalam Pemilu 2024 nanti.
 
Melihat hasil survei tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani sampai bawa-bawa nama Jokowi dan Ahok ketika menanggapi hasil survei tersebut.
 
Sebagai informasi, hasil survei dari Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebutkan elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai calon presiden lebih unggul daripada Prabowo Subianto.
 
Ahmad Muzani kemudian menilai jika hasil survei tidak final. Setiap hasil survei jelang pemilu nama bacapres akan timbul tenggelam.
 
"Survei itu biasa, naik turun timbul tenggelam, jadi buat kami itu sesuatu yang biasa,” kata Ahmad Muzani seperti dikutip dari Antara. 
 
Dari sana Ahmad Muzani kemudian menyinggung nama Ahok dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
 
“Dahulu waktu Pak Jokowi dan Pak Ahok jadi calon Gubernur DKI Jakarta ketika kami usung bersama PDI Perjuangan itu surveinya juga tidak tinggi,” katanya ketika berada di Denpasar, Bali, Rabu (26/10) malam.
 
Namun, dengan kekuatan koalisi yang bekerja keras dalam memenangkan pemilihan, akhirnya bisa menang.
 
“Tetapi kekuatan kami dengan tim berusaha memperjuangkan beliau dan akhirnya terpilih," kata dia.
 
Dikatakan Ahmad Muzani, Partai Gerindra tidak akan pernah gentar dan gusar dengan berbagai hasil survei.
 
Kemudian anak buah Prabowo ini juga menyinggung nama Anies Baswedan saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta lima tahun lalu.
 
Kemenangan Anies Baswedan atas Ahok pada tahun 2017. Ketika itu mayoritas hasil survei menunjukkan bahwa Ahok mengungguli Anies.
 
"Kami telah membuktikan di banyak tempat sehingga survei bagi kami hanya indikasi saja, kami santai tidak gusar silakan ungkap saja di berbagai survei," ujarnya.
 
Kemudian, merujuk hasil survei SMRC yang dirilis pada hari Minggu (23/10) dalam simulasi tiga nama (Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan) disebutkan bahwa Ganjar unggul dengan 32,1 persen.
 
"Elektabilitas Ganjar sebesar 32,1 persen, diikuti Prabowo Subianto 27,5 persen, dan Anies Baswedan 26 persen,” katanya.
 
“Ada 14,4 persen yang belum menjawab atau tidak tahu," kata Direktur Riset SMRC Deni Irvan.
 
Ahmad Muzani menjelaskan pemilihan calon wakil presiden menjadi hal yang penting. 
 
Sehingga kata dia, telah ada kriteria untuk mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024.
 
Dalam hal kriteria, Ahmad Muzani mengatakan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar termasuk yang sudah disebut.
 
"Kriterianya bisa diterima oleh Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra dan Pak Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB karena dalam deklarasi koalisi disebutkan bahwa harus mendapat persetujuan," kata anggota DPR RI dari Dapil Lampung itu.
 
Dalam pengusungan Prabowo, Ahmad Muzani memandang penting bagi partainya untuk tidak menyepelekan pimpinan anak cabang (PAC).
 
Kesetiaan dan loyalitas pengurus tingkat dua atau yang paling rendah di skala partai merupakan hal yang harus diperhatikan sebagai orang yang menjaga suara di tingkat kecamatan. (*)
 
Artikel ini tayang di antara dan suara.com berjudul Survei SMRC Unggulkan Ganjar Ketimbang Prabowo, Gerindra: Biasa Timbul Tenggelam, Jokowi-Ahok Dulu Juga Begitu
 
 
 

Load More