SuaraBandung.id - Nikah adalah satu di antara sunnah nabi. Bahkan, nabi menganjurakan untuk menikah karena nabi bangga kepada orang yang mengamalkan sunnahnya.
Namun, terkadang wali dari pihak perempuan memberikan banyak persyaratan kepada calon suami dalam mengadakan acara pernikahan.
Lalu, bagaimana tanggapan Buya yahya tentang hal itu?
Buya Yahya mengungkapkan bahwa seorang anak perempuan hendaknya tidak diperlakukan seperti hendak dijual, ia juga mengatakan bahwa pernikahan hendaknya dipermudah.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 1 November 2022, berikut ulasannya.
"Wali-wali (pihak) perempuan, permudahlah pernikahan, jangan persulit. Jangan anak dijual, jangan anak ini dihargai dengan itu," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa apabila seorang calon suami mempunyai kemampuan yang lebih, maka hendaknya memuliakan calon istri. Namun, hal itu tidak boleh menjadi beban.
"Tapi sebagai seorang suami, kalau punya (maka) muliakan calon istrimu semulia-mulianya. Itu diajarkan juga kok, boleh-boleh saja anda beri seserahan yang banyak boleh, tapi jangan jadi beban.
Buya Yahya kemudian menggambarkan satu contoh bagaimana pihak keluarga dari calon istri terkadang meminta sesuatu yang berlebihan.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Widy Vierratale Buka Baju, Komentar Kevin Aprilio Jadi Sorotan
"Kadang-kadang seserahan nggak cukup udah calon mertua, pamannya minta bagian juga ini, wah kacau ini, bibinya juga sama dong, wah kacau ini. Makanya banyak orang nggak berani menikah gara-gara terlalu gede seserahannya," ucap Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya menyampaikan solusi atas masalah itu adalah dengan menemukan calon mertua yang tidak memberikan syarat yang berlebihan.
"Ya sudah, terus gimana solusinya buya? Cari mertua yang lain, yang gampang dong, jangan anda maksakan diri. Tapi saya terlanjur cinta? Salahmu sendiri bukan istrimu kau cintai dulu, nikah nggak begitu caranya," kata Buya Yahya.
"Kamu pusing sendiri makanya, bangun cinta di atas pernikahan jangan bangun pernikahan di atas cinta," pungkas Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
Kaum Muslimin Ikut-ikutan Perayaan Halloween dan Perayaan Halloween di Arab Saudi, Bagaimana Tanggapan Buya Yahya?
-
Buya Yahya Ungkap Cara Imam Ghazali Mengatasi Depresi: Orang Cerdas
-
Ada Saudara Murtad, Bagaimana Cara Agar Ia Kembali ke Islam? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Diduga Gara-Gara Hal Sepele Ini, ART di Bandung Barat Disekap dan Disiksa Majikannya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Pelanggan Berbayar iQIYI di Indonesia Naik 5 Kali Lipat Berkat C-Drama dan Konten Lokal
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis
-
Arti Elemen Air Hujan Milik Vidi Aldiano Menurut Fengshui
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Kinerja BBRI di Tengah Kabar Dividen, Berapa Target Harga Sahamnya?
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-58 di Madiun, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman