-
Real Madrid resmi mengontrak kembali Jose Mourinho sebagai pelatih selama tiga musim ke depan.
-
Manajemen menebus klausul pelepasan Mourinho dari Benfica dengan mahar 15 juta euro.
-
Kedatangan Mourinho mengemban misi besar untuk mengakhiri puasa gelar Real Madrid.
Suara.com - Real Madrid resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai juru taktik baru untuk menggantikan posisi Alvaro Arbeloa. Pelatih asal Portugal tersebut menyepakati masa bakti berdurasi tiga tahun di Santiago Bernabeu.
Langkah berani ini diambil manajemen demi mendongkrak kembali performa tim yang sedang merosot tajam. Kehadiran The Special One diharapkan mampu memutus rantai kegagalan klub dalam dua musim terakhir.
Dikutip dari ESPN, Florentino Perez langsung bergerak cepat merealisasikan janji kampanyenya setelah memenangkan pemilu presiden klub. Manajemen menebus klausul pelepasan sang mentor dari Benfica senilai 15 juta euro.
Kepulangan Mourinho ke Madrid memikul beban berat yang sangat masif. Dia wajib membawa pulang trofi ke lemari juara yang kosong selama dua tahun terakhir.
Sebelumnya, periode kepemimpinan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Alvaro Arbeloa gagal menyumbang satu pun gelar bergengsi. Publik Bernabeu kini menaruh harapan besar pada ketegasan taktik pria berusia 63 tahun itu.
Benfica sendiri telah mengonfirmasi kepergian sang pelatih setelah Madrid bersedia melunasi kompensasi finansial. Langkah ini membuktikan ambisi raksasa Spanyol tersebut tidak main-main dalam berinvestasi.
Florentino Perez juga menjanjikan perombakan skuad besar-besaran demi mendukung proyek baru ini. Nama Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries masuk dalam daftar belanja utama musim panas.
Tidak tanggung-tanggung, dana segar sebesar 150 juta euro telah disiapkan untuk mendaratkan satu pemain bintang berlabel Galactico. Madrid bahkan langsung bergerak mendekati rival sekota mereka.
Tawaran fantastis senilai 150 juta euro sempat diajukan kepada Atletico Madrid demi memboyong Julian Alvarez. Namun, proposal megah tersebut langsung mendapatkan penolakan mentah-mentah dari pihak seberang.
Baca Juga: Dipecat Real Madrid, Alvaro Arbeloa Menuju Klub Premier League
Karier Mourinho setelah meninggalkan Madrid pada 2013 dipenuhi petualangan di berbagai liga top Eropa. Dia tercatat pernah menukangi Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.
Meski begitu, produktivitas trofi sang manajer dinilai mengalami penurunan dalam beberapa musim belakangan. Gelar terakhir yang diraihnya adalah Conference League bersama Roma sekitar empat tahun silam.
Sementara itu, trofi liga domestik terakhirnya diraih bersama Chelsea pada musim 2015 di Liga Inggris. Bersama Benfica musim lalu, dia tidak terkalahkan di liga namun hanya finis di posisi ketiga.
Pada periode pertama kepemimpinannya di Madrid antara 2010 hingga 2013, Mourinho menorehkan beberapa tinta emas. Tiga trofi berhasil dipersembahkan, termasuk satu gelar LaLiga yang memutus dominasi Barcelona.
Dia juga sukses membawa Los Blancos menembus babak semifinal Liga Champions sebanyak tiga kali berturut-turut. Uniknya, musim lalu Benfica asuhan Mourinho justru disingkirkan oleh Real Madrid pada babak playoff Liga Champions.
Kini, babak baru hubungan kedua pihak resmi dimulai dengan ekspektasi yang jauh lebih tinggi. Publik sepak bola dunia akan menyaksikan apakah magis lama sang pelatih masih ampuh.
Berita Terkait
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Alvaro Arbeloa Menuju Klub Premier League
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A Usai Laga Keras Penuh Kartu Merah
-
Bek Australia Sesumbar, Singgung Minimnya Pengalaman Turki Jelang Duel Piala Dunia 2026
-
Alisson Becker: Jadi Tim Favorit Bukan Jaminan bagi Siapa Pun
-
Dominasi Tak Berbuah Final, Nova Arianto Bongkar Penyebab Timnas Indonesia U-19 Tersingkir dari AFF
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Jelang AS vs Paraguay, Mauricio Pochettino Tak Mau Banyak Basa Basi: Harus Menang Terus
-
Hasil Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Taeguk Warrior Menang Comeback 2-1!
-
Javier Aguirre: Harusnya Meksiko Menang 4-0 atas Afrika Selatan