SuaraBandung.id - Meminum minuman keras adalah perbuatan yang dilarang agama, terutama agama Islam.
Akibat dari meminum minuman keras itu dapat menjadikan akal seseorang tidak bekerja.
Sedangkan, akal adalah satu di antara beberapa hal yang perlu dijaga dalam Islam. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Buya Yahya dalam ceramahnya.
Buya Yahya pun mengingatkan siapapun yang terbiasa meminum minuman keras agar takut kepada Allah.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 1 November 2022, berikut ulasannya.
"Kami ingatkan siapapun yang biasa (meminum) minuman keras, takutlah kepada Allah," ucap Buya yahya.
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa apabila seseorang meminum minuman keras sehingga akalnya tidak terjaga, maka orang itu tidak bisa disebut sebagai orang yang cerdas.
"Maka dalam Islam itu kan yang perlu dijaga ada lima hal, di antaranya adalah akal. Makanya kalau ada orang sudah tidak menjaga akalnya, kira-kira orang apa ini. Mau dibilang cerdas, nggak cerdas dia," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa orang yang meminum minuman keras adalah orang tidak bisa mencari solusi sehingga tidak bisa disebut cerdas.
Baca Juga: Pernah Pingsan hingga Belasan Jam, Titiek Puspa Ungkap Kisah Suramnya Semasa Kecil
"Dia susah cari solusi, pusing minum-minuman keras, dia adalah orang nggak cerdas, nggak punya solusi dia," kata Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya mengungkapkan bahwa orang cerdas adalah orang yang pandai mencari solusi.
"Padahal solusi banyak, orang hebat itu apa, orang cerdas itu adalah orang pandai mencari solusi," ungkap Buya Yahya.
Buya yahya juga mengatakan bahwa dosa meminum minuman keras sangat besar di hadapan Allah dan orang yang mati setelah meminum minuman keras maka kematian itu su'ul khatimah.
"Jadi, kemudian di hadapan Allah juga dosa sangat besar, minuman keras itu gede dosanya di hadapan Allah. Bayangkan kalau lagi nenggak minuman keras kemudian mati, mati su'ul khatimah," kata Buya Yahya.
Buya Yahya pun mengingatkan agar siapapun yang sedang diuji dengan minuman keras, segera bertobat dan takut kepada Allah.
Berita Terkait
-
Muliakan Calon Istri, Bagaimana Kalau Wali Pihak Perempuan Mempersulit Pernikahan? Buya Yahya: Seserahan Banyak Boleh
-
Kaum Muslimin Ikut-ikutan Perayaan Halloween dan Perayaan Halloween di Arab Saudi, Bagaimana Tanggapan Buya Yahya?
-
Buya Yahya Ungkap Cara Imam Ghazali Mengatasi Depresi: Orang Cerdas
-
Ada Saudara Murtad, Bagaimana Cara Agar Ia Kembali ke Islam? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
Ular di Warung Ibu