SuaraBandung.id - Titiek Puspa mengaku bahwa dirinya di masa kecil sering mengalami sakit. Bahkan, ia beberapa kali ganti nama karena hal itu, namun ia masih mengalami sakit sampai-sampai suatu hari ia mengalami pingsan hingga belasan jam.
Sebelum mengalami pingsan itu, Titiek Puspa sempat frustasi dan muncul keinginannya untuk mencoba bunuh diri.
Titiek Puspa masih beruntung karena percobaan bunuh dirinya gagal dan ia masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup.
"Pas bangun, saya bingung. Kok saya tidur di sini, kenapa basah? Terus pas bangun, saudara saya tidur semua. Pas lihat jam, sudah jam 10 malam. Ternyata saya pingsan dari jam 8 pagi. Anak ibu saya 12, satu orang ada yang hilang, nggak ada yang tahu," ungkap Titiek Puspa, dilansir dari sebuah wawancara virtual pada 1 November 2022 dalam Suara.com.
Setelah kejadian itu, Titiek Puspa tidak mengalami sakit lagi hingga saat ini karena telah mendapatkan pengobatan.
"Akhirnya saya disembuhkan, sampai sekarang nggak sakit itu lagi," kata Titiek Puspa.
Titiek Puspa semenjak saat itu mempunyai kebiasaan baru, yaitu melaksanakan salat Dhuha dan berdialog dengan Tuhan.
"Sejak saat itu, saya shalat Dhuha di atas pohon dan setiap hari ngobrol sama Tuhan," pungkas Titiek Puspa.
Sebelumnya diungkapkan oleh Titiek Puspa bahwa dirinya memiliki kenangan suram yang ia alami semasa kecil, yaitu sering mengalami sakit hingga ia duduk di kelas 3 SD.
Baca Juga: Ditinggal Mantan Suami Tanpa Kejelasan, Aura Kasih Beri Pengertian Pada Anak
"Dulu waktu saya kecil, nama saya kan Sudarwati, terus dikasih sakit. Terus diganti Kadarwati, masih sakit. Ganti lagi Sukri, masih sakit. Jadi saya pas kelas 3 SD pernah kena sakit," ungkap Titiek Puspa.
Titiek Puspa pun mengaku bahwa ia sempat ingin mencoba bunuh diri karena merasa frustasi.
"Saya sempat nanya, 'Kenapa orang lain nggak dikasih sakit, aku dikasih sakit terus?'. Itu ada kilat, petir, saya bilang, 'Saya nggak takut, saya mau bunuh diri. Masih kecil kok dikasih sakit'," kenang Titiek Puspa.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Pihak Berwajib Akan Panggil Disparekraf! Terkait Tragedi Festival Musik Berdendang Bergoyang yang Mengakibatkan Puluhan Penonton Jatuh Pingsan
-
Disebut Play Boy Majalengka, Bah Kaan Ternyata Pernah Sakit Hati oleh Wanita, Dedi Mulyadi: Saya Juga!
-
Acaranya Menelan Korban, Konser Berdendang Bergoyang Dihentikan Pihak Berwajib, Penonton: Kami Minta Refund!
-
Ari Lasso Ungkap Dirinya Pernah Tolak Permintaan Ariel Tatum: Aku Malu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung