/
Kamis, 03 November 2022 | 12:33 WIB
Suara.com/Alfian Winanto

SuaraTasikmalaya.id – Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR berpayah-payah untuk mendapat maaf dari keluarga mendiang Brigadir J.
 
Bahkan demi mendapat maaf dari keluarga mendiangan Brigdir J, Bripka RR nekat melawan atasannya sendiri, Ferdy Sambo.
 
Bukan itu saja, Bripka RR bahkan membongkar pertemuan krusian yang dilakukan setelah pembunuhan Brigadir J.
 
Pertemuan krusial itu di bawah pimpinan Ferdy Sambo, digelari ruang Provos Mabes Polri.
 
Bripka RR mengatakan dirinya sangat menyesal telah ikut terlibat dalam kematian Brigadir J.
 
Minta maaf
 
Bripka RR kini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua atau Brigadir J.
 
Dalam arena sidang, Bripka Ricky Rizal langsung meminta maaf pada keluarga mendiang Brigadir J, yakni Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak selaku ayah dan ibu dari Brigadir Yosua.
 
Bripka Ricky menyampaikan permohonan maaf secara langsung setelah dirinya mendengar kesaksian dari Samuel dan Rosti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).
 
"Saya harap kepada Ibu Rosti dan Bapak Samuel (orangtua Brigadir J) serta keluarga besar untuk dapat memberikan maaf," ucap Ricky di hadapan hakim.
 
Dalam kasus yang telah membelitnya, Bripka RR mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai insiden pembunuhan Brigadir Yosua. 
 
Namun, Ricky mengatakan jika Ferdy Sambo saat itu hanya meminta agar peristiwa itu dijelaskan sebagai insiden tembak menembak.
 
"Ketidaktahuan saya pada saat terjadi situasi saat itu (usai pembunuhan Brigadir J),” kata Bripka RR. 
 
“Memang benar untuk skenario tembak-menembak ke keluarga besar Brigadir Yosua itu disampaikan bapak FS di ruang Provos," papar Ricky.

Load More