SuaraBandung.id - Kenangan indah tentang perjalanan Sri Widyowati masih membekas kuat di ingatan Dedi Mulyadi.
Sri Widyowati adalah kader Kohati atau aktivis HMI wanita yang cukup dikenal di zamannya, terutama di Cabang Purwakarta.
Dedi Mulyadi ingat betul bagaimana wanita bernama Sri Widyowati memasak rajin sup tulang untuk dibagikan pada kader dan pengurus HMI di sekretariat cabang Purwakarta.
Kini 20 tahun berlalu, Dedi Mulyadi hanya bisa mengingat-ngingat kebaikan sang istri pertama Sri Widyowati yang kini sudah tenang di alam berbeda.
Belum lama ini, Dedi Mulyadi mengumpulkan teman-teman Sri Widyowati sesama aktivis HMI di masa lalu, yang kini disebut Kahmi atau alumni HMI.
Teman Dedi Mulyadi di HMI juga teman mendiang Sri Widyowati, lantaran sama-sama besar dan belajar di HMI.
Dalam proses perceraian bersama istri keduanya, Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi malah membuka kenangan indah bersama istri pertama Sri Widyowati.
Dedi Mulyadi mengumpulkan semua teman istri pertamanya untuk bernostalgia soal kehidupan saat menjadi mahasiswa dan aktivis HMI.
Dari istri pertama, Kang Dedi Mulyadi memiliki buah hati bernama Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar.
Lahir dari rahim seorang aktivis HMI, sang anak tampak sudah memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Terlahir dari rahim Sri Widyowati, Maula Akbar sudah tidak bisa mendapat kasih sayang dari ibu kandungnya.
Istri pertama Dedi Mulyadi meninggal di saat Maula Akbar berusia tiga bulan, masih sangat bayi.
Demi mendapat kasih sayang dan ingatan masa-masa bersama Sri Widyowati, Dedi Mulyadi mengumpulkan teman-teman mendiang istri pertamanya itu.
Dedi Mulyadi mempertemukan Maula Akbar bersama teman-teman mendiang ibunya agar saluran kasih sayang melalui silaturahmi tetap terjaga.
Saat berkumpul, Kang Dedi Mulyadi menceritakan sosok istri pertamanya dulu adalah seorang aktivis HMI Cabang Purwakarta.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Berulah Tengah Malam Sampai Buat Panik Warga, Galau Karena Digugat Cerai?
-
Menjelang Perpisahannya dengan Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi Sampaikan Maaf ke Anaknya
-
Anne Ratna Mustika Sudah Tidak Ingin Lagi Berharap kepada Manusia, Benarkah Karena Kang Dedi Mulyadi?
-
Uang Rp 500 Ribu Jadi Saksi, Dedi Mulyadi Sebut Terpilihnya Ambu Anne Jadi Bupati Hasil Jerih Payahnya 15 Tahun Bangun Purwakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring