SuaraBandung.id – Kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dewi Perssik diperkirakan akan terus berlanjut. Meskipun terlapor sudah meminta maaf dan hadir dalam agenda mediasi yang dilakukan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kehadiran (W) sebagai terlapor didampingi oleh kuasa hukumnya.
Tim Kuasa Hukum Terlapor, Stervin, menutukan bahwa pihaknya mendatangi Polres Jakarta Selatan dengan tujuan melakukan proses mediasi
“Hari ini hendak mendampingi klien kami untuk melakukan proses mediasi,” tutur Stervin, dikutip dari kanal Youtube SCTV, Kamis (10/11/2022).
Selanjutnya Stervin juga mempersilahkan W, sebagai terlapor dari kasus pencemaran nama baik terhadap Dewi Perssik, untuk meminta maaf di depan awak media.
Dalam permintaan maafnya, W menggunakan bahasa Madura, lantas suami yang mendampingi W menerjemahkan permintaan maafnya ke Bahasa Indonesia.
“Minta maaf ke Ibu Dewi, juga ke keluarga, terutama masyarakat Jember. Tolong maafkan saya atas segala kesalahan saya. Saya juga selaku suami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian saya dalam membimbing istri saya, dan saya juga minta maaf kepada mbak dewi, ibunda dan keluarganya,” ucap suami dari W.
Kehadiran W di Polres Metro Jakarta Selatan juga sempat menarik perhatian, dikarenakan jalannya yang terseok-seok kesakitan.
Lantas saja hal tersebut menarik perhatian dari pihak Dewi Perssik. Kuasa Hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin menuturkan tanggapannya ketika melihat usaha dari W yang mendatangi Polres, meskipun dalam keadaan kesakitan serta penuh raut kesedihan memohon maaf.
“Pertama kali melihat, ga tega ya, tapi apa yang sudah disampaikan sama terlapor telah menyakiti hati klien kami dan keluarganya,”tutur Sandy ketika menanggapi terkait kehadiran W yang menarik perhatian.
Sandy pun menambahkan, apabila keputusan maaf tetap ada di Dewi Perssik. Serta Kuasa Hukum dari Dewi Perssik itu juga menuturkan bahwa tidak hadirnya Dewi Perssik dalam agenda kali ini dikarenakan artis tersebut sedang sakit.
“Keputusan minta maaf ada dipihak keluarga. Beliau (dewi perssik) juga ga tega, sampai sekarang pun belum mau damai,”tambahnya.
Menurut Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, menuturkan bahwa kelanjutan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dewi Perssik ini masih dalam proses penyelidikan.
“Hari ini kita masih cek kembali ke penyidik. Namun demikian, sampai saat ini belum ada untuk agenda perdamaian,” terangnya.
(*)
Berita Terkait
-
Harga Diri Dinjak-injak Fans Lesti Kejora, Dewi Perssik sampai Bengkak Mata Saat Bertemu Pelaku
-
Sudah Akur Kembali, Lesti Kejora Tak Takut Dibanting dan Berani Umbar Kemesraannya dengan Rizky Billar
-
Sindir Kiky Saputri, Fans Leslar Posting Pernyataan Najwa Shihab Justru yang Menjatuhkan Perempuan Itu, Perempuan Lain
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja