SuaraBandung.id - Aksi panggung Widy Vierratale sempat menjadi kontroversi saat dirinya membuka baju usai menampilkan lagu terakhirnya pada konser di Palu, Sulawesi Tengah.
Bahkan ia terjerat hukum gara-gara aksinya itu dinilai berani.
Tak tinggal diam, perempuan yang selalu berpenampilan seksi ini pun buka suara memberikan tanggapannya.
Terlebih, sejak video itu beredar dan menjadi viral serta menuai pro kontra di kalangan netizen.
Pada unggahan akun IG @sekar_indonesia Jumat 18 November 2022, Widy menjelaskan alasannya membuka baju diakhir aksi panggungnya.
Menurut Widy aksinya itu merupakan bagian dari atraksi dan penampilan di panggung.
"Gue udah manggung terus, dan kalau manggung emang selalu ada atraksi. Namanya juga musisi," ucap Widy.
Baginya, ia merasa hal itu sudah biasa terjadi sejak lama.
Bedanya, sambung Widy, sekarang ini seiring perkembangan digital jadi mudah tersebar dan heboh.
Baca Juga: Disebut Berpeluang Diusung Partai Lain di Pilpres 2024, Benarkah Ganjar Bakal Keluar dari PDIP?
Sayangnya, hal itu dipandang berbeda oleh Mualim Bahar, Ketua Forum Pemuda Sulawesi.
Bahkan, Mualim Bahar khawatir aksi Widy akan mengundang musibah di Palu.
Selain itu juga dianggap tidak baik bagi generasi muda disana.
"Menurut kami itu tidak patut untuk dicontoh. Itu tidak ada dalam budaya kami orang Sulawesi," kata Mualim Bahar.
"Satu hal yang kamu garis bawahi, karena ini kejadiannya di Palu, karena kami tidak ingin ada tsunami lagi, azab lagi di Palu," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Widy Vierratale dilaporkan ke Bareskrim usai manggung di Palu Sulawesi tengah.
Berita Terkait
-
Widy Vierratale Jawab Santai Laporan Polisi Buka Baju Saat Manggung: Namanya Juga Musisi
-
Penampakan Widy Vierratale Konser Buka Baju Tersisa Bra Dilaporkan ke Bareskrim Polri
-
Takut Azab Tsunami, Forum Pemuda Palu Laporkan Widi Vierratale karena Buka Baju di Panggung
-
Aksi Buka Baju Widi Vierratale saat Manggung: Udah Biasa Buat Orang Lama
-
Widy Vierratale Dilaporkan ke Polri Akibat Aksi Copot Baju di Atas Panggung
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama