Selebtek.suara.com - Widy Soediro atau Widy Vierratale belakangan menjadi sorotan public. Aksinya melepas dan melempar baju saat konser di Palu menuai kecaman dari berbagai pihak.
Salah satu pihak yang mengecam aksi ini yaitu Forum Pemuda Palu. Karena itulah, Widy dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan pornografi.
Widy sempat mengklarifikasi aksinya tersebut. Ia mengatakan bahwa hal yang ia lakukan merupakan hal wajar.
Kala itu, Widy mengaku memang sengaja membuka baju karena gerah. Ia juga mengatakan aksi yang dianggapnya wajar ini menjadi sorotan karena telah digoreng media.
Zainul Arifin sebagai kuasa hukum pelapor mengatakan bahwa aksi yang dilakukan Widy tidak mencerminkan budaya masyarakat Palu. Ia juga megkaitkan hal ini dengan musibah tsunami yang menimpa Palu pada 2018 lalu.
Banyak warganet yang merasa kecewa dengan pelaporan aksi Widy ini.
“Coba suruh pemuda itu ke pantai kuta bali.. apa dia bakal juga melaporkan semua yg pake bikini,” kata dani_putra_pratama.
“Buat polisi nya : bs gak pak urus yg urgent aja? Ini bra sport biasa utk yoga atau senam gt kan? Kalo balik nya ke kesopanan, adab dan religion. Balikin ke widi aja. Nda usah lapor2in,” komentar ria_febriana.
“Di lampung sini perasaan pas tsunami sama gunung meletus gk nyalahin siapa siapa dah, namanya musibah dari yg di atas ya musibah aja gk nyalahin orang,” tulis 1nonly_aldo.
Baca Juga: 2045 Apa Ada Cinta, Menyuguhkan Cerita Cinta yang Dibalut dengan Teknologi Canggih
“Menurutku Ini para pemudanya lebih baik urus sj dulu masalah internal yg ada di daerah kyk kampung tondo kiri sana, kyknya karna itu terjadi tsunami gempa di palu, setelah itu baru urus masalah yg bgini,” komentar aliftaww.
Atas laporan itu, Widi bisa dikenakan UU Pornoaksi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda 5 milyar rupiah.(*)
Berita Terkait
-
Pasca Aksi Lepas Baju di Panggung Dianggap Bisa Bawa Azab Tsunami, Widy Vierratale Dipolisikan Pemuda Sulawesi
-
Singgung Azab Bencana Tsunami, Aksi Widy Vierratale Buka Baju di Atas Panggung Dilaporkan ke Polisi
-
Takut Bawa Azab Tsunami, Aksi Widi Vierratale Buka Baju di Palu Dilaporkan ke Pihak Polisi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya