SuaraBandung.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Surharyanto mengatakan posko tanggap darurat bencana sudah bisa beroprasi sejak Selasa 22 November 2022 sore.
“Sore ini posko sudah beroperasi, besok mulai pukul 07.00 WIB kegiatan tanggap darurat yaitu melakukan pencarian korban, hilang atau meninggal. Tanggap darurat selesai ketika para korban sudah ditemukan,” ungkap Surharyanto.
Disamping itu, pada pukul 17.00 WIB pihaknya akan lakukan update data korban, wilayah pengungsian dan lainnya. Selanjutnya pukul 19.00 WIB akan dilakukan evaluasi bencana untuk semua sektor,” paparnya.
Ia juga mengimbau agar bantuan yang diberikan kepada korban dapat seirama lewat satu pintu, tidak sendiri-sendiri. Dengan begitu akan lebih terorganisir dan semua ditangani oleh pejabat ekselon 1.
“Dengan mekanisme itu, kami berharap pengungsi akan mendapatkan fasilitas lebih baik, minimal dengan tenda yang layak dan tidak seadanya,” tutur Surharyanto.
Pasalnya, dikhawatirkan pada musim penghujan ini akan turun hujan dengan intesitas yang lumayan. “Sehingga bisa berlindung dengan baik dan tidak ada lagi tenda yang dibangun seadanya,” sambungnya.
Lebih jauh ia juga menjelaskan, dapur umur pun sudah disiapkan dengan logistik yang cukup banyak dan memadai. “Hari demi hari semoga semua bisa diperbaiki dengan maksimal,” paparnya.
Pada kesempatan itu, diumumkan berdasarkan data terakhir per hari Selasa 22 November 2022 sore hari, BNPB menyampaikan ada penambahan korban yakni 268 jiwa meninggal dunia.
“Sore ini sementara per hari ini terkait korban bencana alam di Cianjur, korban jiwa meninggal dunia 268 jiwa. Dari jumlah itu yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah. Kemudian masih ada korban hilang 151 orang,” jelasnya.
Baca Juga: Drama Korea Reborn Rich Puncaki Rating Teratas, Ini Faktanya!
Menurutnya, apakah jumlah tersebut bagian dari yang hilang, pihaknya akan terus melakukan evakuasi dan pendataan lebih lanjut.
“Sedangkan untuk luka-luka yang kami peroleh 1083 orang, mengungsi ada 58.362 orang, kemudian kerugian material rumah rusak berat 6570 unit, hunian rusak sedang 2071 unit, rusak ringan 12.041 unit dan sisanya masih terus kita lakukan pendataan,” tuturnya.
Ia juga membeberkan ada 12 kecamatan yang mengalami dampak gempa parah yaitu Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warungkondang, Cugenang, Cilakung, Cibeubeur, Sukaresmi, Bojongpicung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan masing-masing kecamatan sudah berdiri tempat pengungsian.
“Tempat pengungsian sudah terpusat dan ada juga masyarakat yang mendirikan tenda seadanya didekat rumah masing-masing. Kami dari semua stakeholder akan terus membantu mendampingi, kami usahakan yang mengungsi dapat singgah dipusat agar terjamin,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan, BMKG Sebut Tanda Kondisi Kembali Aman: Masyarakat Wajib Waspada
-
Pulang Mengajar, Lin Pasrah Dengar Dua Anaknya Sempat Terjebak di Reruntuhan Rumah Akibat Gempa Cianjur
-
Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Menjadi 268 Orang
-
Kementerian ESDM Sebut Cianjur Rawan Gempa Bumi
-
2 Kantor BRI Rusak Akibat Gempa Cianjur
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica