SuaraBandung.Id-Dedi Mulyadi sempat mencurahkan isi hatinya di salah satu konten yang diunggahnya di Channel YouTube Kang Dedi Mulyadi.
Dalam kesendiriannya, Kang Dedi Mulyadi pun kerap merenung soal nasibnya sebagai seorang mantan kepala daerah hingga menjabat anggota DPR RI seperti saat ini.
Melihat dari sisi materi, kehidupan Kang Dedi Mulyadi sudah bisa hidup dalam kemapanan dan serba berkecekupan. Dengan alasan itu pula, ia tergerak untuk membagikan hartanya dengan orang-orang yang membutuhkan.
Namun terkadang KDM jengah dengan pandangan sebagian orang yang melihatnya sebagai Pansos alias pencintraan lantaran semua aktivitas dalam kesehariannya diunggah ke media sosial, termasuk Channel YouTube KDM.
Alih-alih bersedih, Kang Dedi pun mengaku tak mau mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang membuang waktu atau tidak produktif.
Dedi yang kini masih menjalani kehidupannya sendiri di kediamannya, kampung Sukadaya, Desa Sukasari, kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Di tempat inilah KDM memberikan teladan kepada masyarakat untuk hidup dalam kerifan lokal dan sederhana.
"Kalau untuk diri sendiri mah saya sudah berkecukupan, beras ngambil dari sawah, cengek ada, kelapa metik, mau ambil ikan di kolam tiap hari juga bisa. Makanya tugas saya hari ini hanya mengabdi kepada bangsa dan menolong sesama," ujar Kang Dedi.
Namun tak jarang, kontennya yang berisi berbagi terkadang menjadi pro kontra dan dipandang negatif, termasuk oleh Ambu Anne Ratna Mustika yang kini diambang perceraian.
"Memang betul pencitraan, kan pejabat publik itu harus membangun citra baiknya lewat kebiasaan, bukan pura-pura atau dadakan," tegasnya.
Baca Juga: Ditemani Iriana, Ini Rangkaian Agenda Kunker Jokowi di Jawa Timur
Ia menjelaskan bahwa semua yang terekam dalam konten YouTube-nya semua berjalan alami alias bukan settingan. Ia mengakui ada pro-kontra terkait konten YouTube-nya.
“Sebagai anggota DPR RI semua yang saya kerjakan harus terpublikasikan, karena nanti dianggap tidak ada kerjaan,” papar KDM
Sering disinggung urusan pencitraan oleh Anne Ratna Mustika, Kang Dedi pun tak bergeming.
Dalam setiap kontennya di YouTube, KDM selalu menegaskan jika semua yang dibuatnya tidak menyinggung ranah pribadi dan rumah tangganya, tidak akan menjadi penghalang.
Namun lagi-lagi, Ambu Anne protes terhadap KDM usai anak bungsunya Ni Hyang menjadi bagian dalam konten YouTube namun tak diperhatikan kesehatannya.
Dengan penuh kekesalan, Bupati Purwakarta tersebut menumpahkan emosinya di akun Instagram pribadinya.
"Curhatan saya malam ini . . Mohon do'anya dari semua Ni Hyang sedang sakit sariwan, sudah 2 hari tidak mau makan dan juga tidurnya terganggu. Dia nangis karena merasa kesakitan. mohon juga bagi yang suka ngajak Ni Hyang main keluar, tolong diperhatikan kebersihan lingkungannya dan tidak memberikan ice cream setiap kali pergi ke super market," tulis Anne Ratna Mustika.
Menurutnya, Ni Hyang sensitif dengan makanan dingin/panas sehingga setiap kali jajan atau melahap makanan kurang sehat, ia akan mengalami sariawan.
"Ngasuh anak bukan hanya ketemu untuk kebutuhan konten semata, tapi juga perhatikan waktunya. Jika sudah waktunya tidur jangan dilewatkan. Sedih melihatnya setiap malam tidak bisa tidur nyenyak. Ya allah tolong segera sembuhkan Ni Hyang," bebernya.*
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Diisukan Naksir Yessy 'Sertifikat Rumah', Karier Erina Gudono Lebih Moncer
-
Sering Sidak Ke Rumahnya, Dedi Mulyadi Naksir Sama Yessy Sertifikat Rumah?
-
Sebelum Fix Menduda, Dedi Mulyadi Mulai Pasrah: Cintanya Cuma Setengah
-
Dedi Mulyadi Sidak Rumah Yessy: Sudah Lumayan Rapi, Tapi Masih Malas Bangun Pagi
-
Nyi Hyang Sakit, Anne Ratna Mustika Diduga Salahkan Dedi Mulyadi: Ngasuh Anak Bukan Hanya Kebutuhan Konten!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI