SuaraBandung.id - Terkadang, kita mempertanyakan nasib kita yang tampaknya tidak mudah seperti orang lain.
Bahkan, kita seolah-olah 'protes' kepada Allah karena memberikan rejeki yang banyak kepada orang yang kekayaannya sudah melimpah.
Hal tersebut merupakan sesuatu yang hendaknya tidak dilakukan oleh manusia, sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha.
Gus Baha dalam satu ceramahnya pun mengatakan bahwa sifat jaiz Allah tak boleh diprotes.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube @ISLAMITVID yang diunggah pada 28 Desember 2022, berikut ulasannya.
"Jadi, Allah berhak melakukan itu. Tidak boleh kamu protes 'ya Allah, orang yang sudah kaya Engkau beri uang, sementara kami yang miskin Engkau biarkan, ini ada apa?'," kata Gus Baha.
"Tidak usah begitu! itu sifat jaiz Allah. Kamu tidak usah iri, karena itu kehendak Allah, tidak boleh kamu protes," lanjut Gus Baha menjelaskan.
Gus Baha pun mengungkapkan bahwa sifat jaiz Allah tidak bisa dipertanyakan.
"'dia sudah Gus, alim pula'. Tidak bisa, itu sifat jaiz Allah. Allah tidak bisa kamu somasi, 'ya Allah, dia sudah kaya, Engkau kasih rejeki. Sementara kami yang miskin Engkau biarkan, ini bagaimana? ini fenomena apa?' Tidak bisa begitu," ungkap Gus Baha.
Baca Juga: 5 Luka Batin Ini Berpotensi Terbawa hingga Dewasa, Jangan Remehkan!
Gus Baha lalu menegaskan bahwa Allah justru bisa saja memberikan azab kepada siapa yang dikehendaki Nya.
"kata Allah' 'ya terserah Aku, Aku yang punya uang. Sudah bagus kamu tidak Aku azab.' Kamu tanya macam-macam, bisa dijawab begitu," tegas Gus Baha.
Gus Baha mengingatkan bahwa hendaknya manusia berusaha untuk sabar dan menerima kehendak Allah.
"Kamu harus sabar, (kalau) jadi orang miskin itu harus sabar, tidak usah protes. 'Gusti, saya ini bodoh, masa sudah bodoh, miskin pula?' Tidak usah protes! biasa saja! sudah, diam saja!," kata Gus Baha mengingatkan..
"Sedangkan dia alim, Gus. Uangnya banyak. Tidak usah protes, memang begitulah kehendak Allah. Daripada kamu yang diberikan kekayaan, nanti malah jelalatan. Tidak alim saja sudah sombong begitu, kalau kamu alim, umat malah ribet!," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan Jack Ma vs Low Tuck Kwong, Siapa Sandang Status Konglomerat Dunia?
-
Ferdy Sambo-Putri Punya Koleksi Tas Rp 30 Jutaan sampai Mobil Mewah Limited Edition, Berapa Sih Kekayaannya?
-
Sah Jadi KSAL, Intip Harta Kekayaan Muhammad Ali: Cuma Punya Satu Rumah
-
Jadi Dirjen Imigrasi Baru, Harta Kekayaan Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal