Bahkan Jalan Gajah Mada, serta Jalan Mataram hingga Bundaran Bubakan ikut terendam air.
Banjir yang menggenang bahkan masih tampak di beberapa daerah pada Minggu (1/1/2023).
Dampak dari banjir, kendaraan angkut umum seperti kereta api yang akan menuju ke Stasiun Tawang maupun berangkat dari Stasiun Tawang terlambat sampai 11 jam lamanya.
Bahkan lebih dari itu, beberapa kereta api tidak diberangkatkan karena rel yang terendam banjir.
Bukan hanya merugikan secara materi, banjir juga sudah menyebabkan korban jiwa.
Ada tiga korban dinyatakan meninggal dunia, yang dua di antaranya adalah mahasiswa Universitas Sultan Agung Semarang.
Korban jiwa rata-rata tersengat listrik akibat penanganan banjir yang terlambat, khususnya dalam memutus aliran listrik ketika air meluap di Semarang.
Mereka yang menjadi korban jiwa adalah para penerus bangsa, tercatat sebagai mahasiswa Universitas Sultan Agung Semarang bernama Dinda Shefira (19) dan Muh Kevinabeel (19).
"Mereka (dua korban jiwa) meninggal dunia setelah tersetrum di tempat indekosnya di Jalan Kapas, Kecamatan Genuk," kata Kapolsek Genuk, Kompol RIS Andrian.
"Dari keterangan saksi, diketahui ada kabel terputus yang posisinya terendam air," ucapnya seperti dikutip dari Antara.
Kemudian, korban jiwa kembali terjadi di kawasan industri daerah Terboyo, Kota Semarang, Senin (2/1/2023).
"Korban bernama Sunaryo (62) merupakan warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur," kata RIS Andrian dikutip dari Antara.
"Penyebab tewas diduga korban tersetrum ketika akan menghidupkan genset. Posisi genset saat itu terendam air," ujarnya. (*)
Berita Terkait
-
Mantan Dosen UI Sebut Massa Anies Baswedan hanya Seputaran Masjid hingga Singgung Nunggu Amplop
-
Apa Salahnya Anies? Eks Projo Sebut Presiden Jokowi Pendendam hingga Singgung SBY Adem-ayem
-
Jokowi Makin Sibuk 'Jualan' Ganjar Pranowo Jelang Tutup Jabatan, Presiden Dihajar: Bukannya Tuntaskan Masalah...
-
PDIP Serang Anies Baswedan dengan Sebutan Pemecah Belah, Gibran Langsung Ungkap Isi Pertemuan
-
PKS Bersikukuh Minta Aher Jadi Wakil, Pencapresan Anies Baswedan 2024 akan Gagal?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam