SuaraBandung.id - Sampai saat ini Denise Chariesta masih berpikir jika sosok Kak Bunga alias Lunmay adalah orang yang bertanggung jawab lantaran dirinya menjadi sepi job.
Lunmay atau Kak Bulan diduga mengarah pada sosok Luna Maya lantaran Denise Chariesta sering menyinggung soal skandal video syur di masa lalu.
Kekesalan Denise Chariesta semakin menjadi lantaran menilai Luna Maya adalah orang yang memutus rezekinya.
Bahkan Denise Chariesta terang-terangan jika Lunmay ditinggalkan kekasihnya yang memilih Syahrini.
Dari sana publik makin yakin jika Lunmay yang dimaksud Denise Chariesta adalah Luna Maya.
Denise Chariesta juga terang-terangan jika mantan kekasih Reino Barack ini telah membatalkan banyak pekerjaan dan mempengaruhi artis lain agar membatalkan podcast tentang curahan hatinya.
Dari dampak itu, Denise Chariesta lantas getol membuka aib Luna Maya yang belum tentu kebenarannya.
“Kakak jangan gitu dong, jangan suka mutus rezeki orang," kata Denise Chariesta.
Kemudian Denise Chariesta mengingatkan jika Luna Maya pernah sepi job gara-gara video seyur bersama Ariel beredar luas di masyarakat.
"Kakak gak inget dulu gara-gara video kesebar pernah kehilanga job,” kata Denise dikutip pada Selasa (3/1/2023).
Bukan itu saja, lantaran sepi job, Denise Chariesta juga tanpa malu meminta Luna Maya tanggung jawab, harus memborong semua bunga jualannya.
Denise Chariesta pernah beberapa kali meminta Luna Maya alias mantan kekasihnya Reino Barack ini untuk membeli bunga di toko bunga cabang baru di Bali.
“Luna dkk borong bunga gue di toko, kalau enggak berarti lu mendukung gue jadi orang ketiga,” kata Denise belum lama ini.
Kemudian yang tidak kalah menghebohkan adalah saat Denise Chariesta mengaku sedang jalan-jalan di Jepang.
Dilihat dari akun Instagram milik Denise Chariesta, @denisechariesta91 pada Senin (1/1/2023), Denise Chariesta sedang pamer liburan di Jepang.
Berita Terkait
-
Merasa Senasib, Luna Maya Buka-bukaan Soal Siapa yang Layak Menikahinya dan Mendapatkan Malam Pertama
-
Nikita Mirzani Bebas, Denise Chariesta Langsung Balas Dendam Serang Nyai dengan Sindiran Lontong!
-
Dendam Denise Chariesta kepada Luna Maya Tak Pernah Surut, kembali Sindir lewat Postingan Instagram
-
Denny Sumargo Wawancara Norma Risma yang Viral di Media Sosial, Denise Chariesta Malah Nyinyir: Masa Iya Densu Ngomongin Perselingkuhan!
-
Janji Tidak akan Ungkit RD Lagi, Kali Ini Denise Chariesta Ngaku Makin Banyak yang Naksir!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK