SuaraBandung.id - Warga di Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat antusias dengan di bangunnya bendungan air beserta pompa hidram untuk pendistribusian air dari mata air Cibadak.
Pasalnya, sejak tahun 90 an warga di tiga RW yakni RW 12,13 dan 28 hanya mendapatkan air bersih dengan volume yang kecil.
Idan Wildan (42) Ketua RW 13, mengatakan bahwa lokasi mata air Cibadak dulunya tidak pernah di bangun apa-apa.
Hal itu, lantaran di titik mata air Cibadak merupakan titik rawan longsor.
"Memang kita tidak kekurangan air, tapi air yang di masuk ke warga itu kecil, sedangkan air merupakan kebutuhan pokok," ujarnya ditemui, Rabu (4/1/2023).
Idan menyebutkan, mata air Cibadak tidak pernah mengalami kekeringan sekalipun memasuki musim kemarau.
"Jadi emang gak pernah kering cuma kita itu memasang saluran pipa dan tidak maksimal masuk ke rumah warganya," ujarnya.
Selain itu, masyarakat di Desa Lebak Muncang rata-rata berprofesi sebagai petani, dengan adanya pompa hidram tersebut, wilayah pertanian akan terbantu.
"Kalau untuk pertanian mah ini sangat bermanfaat hampir semua lahan yang ada di sini teraliri air," tuturnya.
Sementara, Danyonzipur 9/LLB Divisi 1 Kostrad Mayor Czi mengatakan bantuan tersebut merupakan implementasi dari program dari Pangkostrad terkait TNI Manunggal Air.
Ia menyebut, wilayah Desa Lebak Muncang merupakan salah satu wilayah lokasi latihan dari Kostrad.
Menurutnya sudah menjadi hal yang wajar jika Kostrad hadir untuk membantu masyarakat, salah satunya distribusi air bersih ini.
"Kita membuat Bendungan fungsinya untuk mengalirkan air ke beberapa RW sehingga dari Bendungan ini dengan sistem Pompa Hidram ini bisa menyalurkan air dengan maksimal agar warga bisa mendapatkan suplai air yang cukup," katanya.
Asep mengungkapkan, sistem distribusi air tersebut menggunakan Pompa Hidram. Nantinya, air yang berasal dari air Cibadak ditampung ke bak kontrol.
Kemudian, dialirkan ke pompa hidram untuk selanjutnya di suplai ke pemukiman warga.
Berita Terkait
-
Pemprov Jateng Masih Banyak PR, Ganjar Targetkan Tuntas di Tahun 2023
-
Tangkap Komplotan Geng Motor, Prajurit Kostrad Pratu M Hafifi Diganjar Penghargaan
-
Jelang Libur Nataru, PLN Lampung Menambah Dua SPKLU di Tol Trans-Sumatera
-
Instalasi Air Terpadu dari Kemensos Mampu Sediakan 12.000 Liter/Hari untuk Warga Klungkung
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Bareskrim Tetapkan 291 Tersangka dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka