SuaraBandung.id - Belum lama ini "King Podcast" tanah air, Deddy Corbuzier menyuarakan protes kepada KPI yang seolah-olah membiarkan anak di bawah umur dieksploitasi di banyak program televisi.
King Podcast dalam hal ini menyoroti viralnya remaja bernama Fajar yang banyak diundang di acara televisi, padahan masih di bawah umur.
Bocah berjuluk Sadboy ini memang sedang banyak diburu para kreatif televisi untuk meraup cuan. Nah di sini, Deddy Corbuzier meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) momitmen dengan aturan dan larangan yang berlaku pada anak di bawah umur.
Nah, KPI lantas sigap menanggapi apa yang menjadi kritik Deddy Corbuzier soal kemunculan Fajar Sadboy di banyak acara telebisi.
Fajar dan televisi seakan "kebal" aturan dan dengan leluasa tampil sebagai narasumber di beberapa program televisi (TV) tanah air.
Menjawab keluh kesah dan kritik Deddy Corbuzier, KPI melalui unggahannya di Instagram, @kpipusat, menjelaskan mengapa Fajar dibaiarkan "diekpoitasi" padahal masih di bawah umur.
Dalam penjelasannya, KPI menjelaskan apa yang dilakukan Fajar Sadboy di beberapa acara televisi tersebut dinilai tidak masuk kategori ada larangan.
KPI menilai apa yang disajikan Fajar dan acara televisi adalah hanya menceritakan soal kisah asmara.
Hal tersebut berdasarkan Standar Program Siaran (SPS) Pasal 33.
Baca Juga: Contoh Ucapan Tahun Baru Imlek 2023 yang Singkat tapi Bermakna
"Disebutkan bahwa klasifikasi A usia anak-anak diantara 7-12 tahun dan pada klasifikasi R rentang usia 13-17 tahun masuk dalam kategori remaja," tulis keterangan video Instagram KPI Pusat yang dikutip bandung.suara.com pada Jumat (20/1/2023).
Di sana juga KPI panjang lebar menjelaskan Standar Program Siaran (SPS), anak tidak boleh dihadirkan sebagai narasumber di luar kapasitas mereka.
Dalam hal ini adalah konteks, bencana/musibah, konflik rumah tangga, konflik kekerasan traumatis.
Untuk kasus Fajar, KPI menilai tampil di TV karena hanya menceritakan kisah kandasnya asmara.
"Fajar usia 15 tahun. Acara yang ditujukan bagi remaja (13-17 tahun), tidak ada larangan sih menampilkan cerita asmara," katanya.
"Selama tidak melanggar norma dan kesusilaan. Kalau untuk anak-anak (7/12 tahun) baru dilarang," tulis KPI lagi.
Seperti diketahui jika Deddy Corbuzier melalui unggahannya di Instagram dan Youtube, mengkritik keras KPI atas kemunculan Fajar Sadboy di TV nasional.
Dia merujuk pasal 29 peraturan KPI tentang pedoman perilaku penyiaran disebutkan bahwa, lembaga penyiaran tidak boleh mewawancarai anak-anak di bawah umur di bawah 18 tahun di luar kapasitas mereka, serta wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan mereka.
"Pertanyaannya sekarang (pada KPI) ketika Fajar Sad Boy dan mantannya usia di bawah umur, masuk ke dalam TV, mana KPI nya?" kata Deddy lagi. "Kok masih bisa tetap muncul?" katanya lagi. (*)
Berita Terkait
-
Soal Deddy Corbuzier yang Mengkritik KPI karena Fajar Sadboy Tampil di TV, Rian Fahardhi: Harusnya Sadar Diri
-
Fajar Sadboy Muncul di TV, Deddy Corbuzier Kritik Keras KPI
-
Kocak! Fajar Sadboy dan Vicky Prasetyo Saling Tanya Jawab, Kata-kata hingga Tangisan Fajar Saat Mengadu ke Vicky Tuai Antusiasme Warganet
-
Raffi dan Nagita Abadikan Momen Sebuah Perayaan di Hotel Mewah, Ayu Ting Ting Lebih Dulu Bagikan Foto di Acara yang Sama, Saling Berpapasan?
-
Deddy Corbuzier Akui Jilat Ludah Sendiri: Letkol Tituler Balik ke TV, Sampai Jumpa Close The Door, I Love You All
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
-
Olah TKP Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Korlantas Polri Temukan Fakta Mengejutkan
-
Ulasan Hyper Knife: Membongkar Obsesi dan Sisi Gelap Dunia Kedokteran
-
BPI Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat Pesisir Lewat Pelestarian Tradisi Sedekah Laut Roban
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
3 Sepatu Compass Paling Laris di Shopee Sesuai Review Pembeli, Dijamin Ori
-
Dihukum Tanpa Tahu Kesalahan: Sisi Gelap Birokrasi dalam Mahakarya Franz Kafka