SuaraBandung.id - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan bahwa usulan biaya haji untuk tahun 2023 membengkak hal ini disebabkan oleh adanya pertimbangan demi memenuhi prinsip keadilan.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) dalam rapat kerja antara Kemenag dan Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Jakarta pada Hari Kamis (19/1/2023).
Menurut Yaqut, hal tersebut merupakan usulan yang paling logis yang mampu dilakukan pemerintah untuk menjaga supaya apa yang terdapat di Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) tidak tergerus.
Lebih rinci lagi, dengan pernyataan dari Menag RI memberikan gambaran bahwa dana manfaat lah yang akan mengalami pengurangan menjadi 30 persen.
Sedangkan sisanya menjadi tangung jawab jemaah haji yakni sebanyak 70 persen yang dibebankan. Dilansir dari kanal Youtube Komisi VIII DPR RI oleh bandung.suara.com pada Jumat (20/1/2023).
Adapun total biaya berdasarkan usulan yang akan dibebankan kepada jemaah, apabila di konversikan dalam nilai rupiah adalah sebagai berikut:
Rata-rata BPIH per jemaah = Rp.98.893.909
Nilai Manfaat = Rp.29.700.175
Komposisi Bipih = Rp.69.193.733
Baca Juga: Bisnis Properti Bakal Meroket Tahun 2023 Berkat Proyek Pemerintah Jokowi
"Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp 98.893.909, ini naik sekitar Rp 514 ribu."
" Dengan komposisi Bipih (biaya perjalanan ibadah haji) Rp 69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp 29.700.175 atau 30 persen," terang Yaqut.
Jika biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada tahun 2022 dirata-ratakan hanya menyentuh angka Rp.39,8 Juta maka untuk tahun 2023 sebagaimana yang diusulkan akan membengkak menjadi Rp. 69,1 Juta. (*)
Sumber: YouTube Komisi VIII DPR RI
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?