SuaraBandunng.id - Demonstran di Swedia menggelar aksi protes dengan melakukan pembakaran Alquran.
Aksi pembakaran Alquran dilakukan oleh para demonstran di Stockholm pada Sabtu (19/1/2023).
Protes ini ditujukan kepada Turki berkenaan dengan upaya Swedia untuk masuk North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Merespon aksi pemabakaran Al-quran, Kementrian Luar Negeri Turki memberikan pernyataan bahwa Turki jelas mengutuk serangan terhadap kitab suci (Alquran).
"Kami mengutuk sekeras mungkin serangan keji terhadap kitab suci kami," kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Minggu (22/1/2023).
Aksi pembakarann Alquran di Stockholm merupakan buntut panjang permasalahan atas keputusan Turki yang tidak memberikan persetujuannya kepada Swedia untuk bisa masuk NATO.
Sebagai Informasi bahwa negara Firlandia maupun Swedia, keduanya sama-sama membutuhkan persetujuan Turki apabila ingin bergabung dengan NATO.
Adapun alasan Turki tidak memberikan persetujuan atas keinginan Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO disebabkan peristiwa Kudeta Turki 2016 lalu.
Akibat pembakaran Alquran, pihak Turki akhirnya membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Swedia yang pada mulanya direncanakan pada 27/1/2023.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya Minat Jadi Pelatih Thailand, Hampir Teken Kontrak
“Pada titik ini, kunjungan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson ke Turki pada 27 Januari telah kehilangan signifikansi dan maknanya."
"Jadi kami membatalkan kunjungan tersebut,” kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, Dikutip dari Republik oleh bandung.suara,com pada Minggu (22/1/2023). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring