/
Rabu, 22 Februari 2023 | 11:15 WIB
Darwis Tere Liye bungkam komentar haters yang menghujatnya di Twitter, hingga namanya trending selama 2 hari berturut-turut. (Instagram/@tereliyewriter)

SuaraBandung.id - Penulis dengan nama pena Tere Liye atau yang bernama asli Darwis, dihujat netizen melalui twitter. Hingga namanya sempat menempati trending pertama selama 2 hari berturut-turut.

Tere Liye dituduh tidak memiliki rasa sopan santun dalam memberikan komentar terhadap peristiwa penyebaran buku bajakan yang telah merugikan dirinya. Selain itu, ia juga dituding tidak menuliskan nama co-writer yang ia pekerjaan.

Merespon tuduhan tak berdasar yang dilayangkan pada dirinya, Tere Liye langsung membungkam komentar netizen dengan unggahan terbarunya di akun Instagram @tereliyewriter pada Rabu (22/2/2023).

Penulis Buku serial Bumi itu, merangkul semua tuduhan dengan satu kata yang dinilainya pantas untuk netizen yakni dengki. Bahkan dirinya menambahkan keterangan tentang gejala dari penyakit hati ini.

"Penyakit hati yg satu ini merusak. Ibarat pohon, merusak akar2 pohon tsb, meracuninya. Kita tidak suka dengan tetangga yg lebih sukses, lebih kaya. Kita tidak suka dengan teman yang lebih berhasil."

"Beda dgn sakit fisik yg kelihatan, penyakit hati, wow deh, kita bisa merasa sehat banget--padahal sedang menderita dengki luar biasa. Maka baiklah, mari kita bahas penyakit ini. Berikut gejala2 dengki yg harus diwaspadai," sambung penulis Buku Rembulan Tenggelam Diwajahmu, tersebut.

Bahkan pada hari sebelumnya, Darwis juga sempat mengunggah foto tulisan "*Ssst, kamu keliru" di Instagram pribadinya.

Dan menceritakan sebuah kisah tentang Pak Budi yang dihakimi sepihak oleh penduduk setempat, sebab difitnah telah menggaji karyawannya dengan upah yang tidak layak.

Lebih jauh lagi, Tere Liye menyebut netizen yang senang menghakimi dan memberikan fitnah yang tidak-tidak dengan panggilan haters, yang telah diselimuti oleh rasa dengki.

Baca Juga: Moment Thariq Halilintar Kepergok Rangkul Fuji saat Foto Bersama, Warganet: Salfok Tangannya

'Kamu pernah mengalami ini? Saat kita menghakimi, nge-judge, menuduh orang lain, padahal kita tidak tahu apa2? Jika pernah, dan atau bahkan masih sampai sekarang, mulailah kurangi."

"Termasuk kurangi dekat2 dengan orang2 ini. Netizen yg suka begini super toxic. Hater itu menular dan sangat merusak," tulis si penulis Buku Pulang.

Melihat kejadian ini ternyata telah menimpa penulis yang memiliki ratusan karya yang menarik hati pembaca di seluruh negeri, pembaca pun tidak diam dan memberikan fakta akurat bahwa apa yang dituduhkan pada Tere Liye tidak benar.

Dan mereka pun ikut mendukung, sudut pandang Darwis Tere Liye yang menanggapi trending nama dirinya dengan menuliskan cerita dengan pesan tersirat didalamnya. (*Rahmah Afifah)

Sumber: Instagram Tere Liye @tereliyewriter

Load More