SuaraBandung.id - Ramainya berita mengenai anak mantan Ditjen Pajak Mario Dandy Satrio tersangka kasus penganiayaan, memunculkan kisruh tentang harta kekayaan yang dimiliki para pejabat pajak oleh warganet di media sosial.
Hal ini juga menjadikan momentum bagi komika Babe Cabita menyampaikan keluhannya mengenai pembayaran denda pajak miliknya melalui cuitannya pada (24/02/2023).
Dalam cuitannya di Twitter Babe Cabita meminta penghapusan denda pajak miliknya senilai Rp70 juta kepada Ditjen Pajak.
“Halo @DitjenPajakRI mumpung lagi rame aku juga mau minta tolong, aku uda bayar pajak terhutang (kurang bayar) tahun 2019 sebesar 167jt krna aku kmaren kurang edukasi dan ternyata masi harus bayar dendanya 70jt. Ampuuun... denda nya bisa dihapus ga?,” tulis Babe.
Babe juga mengungkapkan mengetahui informasi tentang denda pajak yang bisa dihapus melalui surat permohonan, tapi suratnya ditolak.
“@DitjenPajakRI katanya bisa dihapus klo buat surat permohonan. Aku uda buat tp ditolak dan harus bayar dendanya . Pliss bayar riba sampai 70jt sih aku ga sanggup . 2019 aku jg masi sndiri blm ada PT makanya ga paham,” kata Babe
Babe juga mengunggah surat permohonan yang telah dia buat pada cuitannya tersebut sebagai bukti bahwa dia telah membuat surat permohonan sejak 2019. Ia berharap surat permohonan keduanya ini tak akan ditolak oleh Ditjen Pajak.
“Tolong la @DitjenPajakRI @pajakmedantimur @kring_pajak mohon pertimbangannya buat hapus denda 70jtnya. Bayar riba sebesar itu aku ga sanggup. 2019 aku sndiri blm PT jd kurang info. Mohon dipertimbangkan. Surat pertama ditolak ni yg kedua diterima yak,” tulisnya.
Sementara itu mantan pejabat pajak yang anaknya kini terseret kasus penganiayaan yaitu Rafael Alun Trisambodo, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak kemarin.
Namun Rafael Alun Trisambodo akan tetap menjalani proses klarifikasi mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).*
(*Yanti)
SUMBER : Twitter BABE (@babecabiita)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka