SuaraBandung.Id - Universitas Prasetiya Mulya mengeluarkan Mario Dandy Satriyo setelah aksi kejinya pada David, anak pengurus GP Ansor itu viral di media sosial. Mario saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Melalui Instagram, pihak Universitas Prasetiya Mulya mengedarkan surat siaran persnya dengan empat poin yang disoroti.
“Pimpinan Universitas Prasetiya Mulya telah memantau sebaik-baiknya semua informasi tentang tindak kekerasan yang diduga kuat dilakukan oleh Sdr Mario dandy Satriyo terhadap Sdr. Cristalino David Ozora,” tulis poin 1.
Pihak kampus mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo. Dalam poin 2 tersebut menyatakan tindak kekerasan itu karena bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar kode etik, serta tidak sesuai dengan pedoman Mahasiswa.
“kepada korban, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi luka berat yang diterima,” Tulis poin 3.
Oleh karenanya, pihak kampus setelah rapat pimpinan Universitas Prasetiya Mulya memutuskan mengeluarkan tersangka dari Universitas Prasetiya Mulya terhitung sejak tanggal 23 Februari 2023.
Drop Out yang dikeluarkan Universitas Prasetiya Mulya ini memberikan catatan buruk baginya dengan pendidikan. Pasalnya, ia pernah didepak SMA Taruna Nusantara, Magelang Jawa Tengah.
Alasan ia dikeluarkan pun bermasalah. Melansir dari suara.com bahwa Mario dikeluarkan sekolah karena tidak pernah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
(*Faudzil Adhiem)
Baca Juga: Mason Greenwood Dikabarkan Hamili Pacar yang Sempat Dia Aniaya
Sumber: Instagram Universitas Prasetiya Mulya
Berita Terkait
-
Tidak Takut David Mati Saat Menganiaya, Pola Asuh Orang Tua Mario Dandy Menjadi Pertanyaan
-
Penganiayaan Sadis oleh Mario Dandy Sang Putra Pejabat Pajak 'Perayaan Kekayaan yang Haus Pengakuan'
-
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas Ungkap David Latumahina, Korban Penganiayaan Mario Dandy Mualaf 3 Tahun Lalu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis