SuaraBandung.id - Keterlibatan Agnes Gracia Haryanto (AGH) dalam kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora, kian melebar.
Tidak hanya menguak adanya isu kisah asmara antara Agnes, Dandy hingga David, namun santer beredar kabar negatif terkait sifat asli gadis 15 tahun tersebut.
Salah satunya seperti pemberitaan yang mencatut nama Kapolri yang dikatakan melakukan interogasi langsung dalam kasus itu, hingga menemukan sebuah fakta.
Bahkan, dalam video berita yang sama, si konten kreator menyebutkan bahwa Agnes sering digunakan secara rame-rame.
Ialah kanal Youtube Garuda News (@garudanews4977) berjudul: "Agnes Sering Dipakai Rame Rame, Kapolri Langsung Lakukan Interogasi dan Menemukan Fakta Ini !?."
Dalam thumbnail video, terlihat pembuat konten menggunakan sebuah foto sejumlah polisi sedang berdiri dan seolah berada di tengah-tengah konferensi pers.
Di belakangnya, terlihat ada seorang wanita berambut panjang yang memakai baju orange, lengkap dengan masker menutupi separuh mukanya.
Video berdurasi 8 menit, 6 detik itu sebagian besar berisi cuplikan-cuplikan video dari ayah David Ozora terkait kondisi kesehatan anaknya.
Pendapat dari pihak GP Ansor mewakili korban, hingga dugaan penyebab penganiayaan terjadi karena pelecehan yang dialami oleh Agnes dan dilakukan oleh korban.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tanpa Ampun! Liverpool Habisi Manchester United 7-0
Sisanya, narator membacakan perkembangan kasus yang kini ditangani oleh Polda Metro Jaya itu, serta penetapan status pada tersangka.
Informasi dari kabar berita di atas selanjutnya ditelusuri lebih lanjut oleh tim bandung.suara.com
Dalam berita tersebut, tidak ada pembahasan adanya campur tangan Kapolri untuk menginterogasi secara langsung Agnes Gracia, apalagi sampai menemukan fakta.
Narator juga tidak menyebutkan dengan pasti, maksud dari kalimat Agnes sering dipakai rame-rame memiliki konteks semacam apa.
Isi video yang kebanyakan adalah cuplikan dari beberapa orang, hanya memperlihatkan kondisi perkembangan kasus penganiayaan itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional