/
Kamis, 09 Maret 2023 | 11:30 WIB
Beredar rumor bahwa Agnes Gracia dan Mario Dandy kerap berhubungan dewasa di usia mereka yang masih belia. Benarkah demikian? (Youtube/Kabar Politik)


SuaraBandung.id - Pasca menganiaya David hingga koma dan harus dirawat di ICU, nama Mario Dandy dan Agnes Gracia menjadi sorotan publik. 


Status keduanya sebagai sepasang kekasih menjadi perhatian netizen. Pasalnya, di usia yang masih remaja, gaya berpacaran keduanya dianggap sudah dewasa.


Lantas, beredar rumor bahwa Agnes Gracia kerap memberi jatah untuk Mario Dandy hingga tiga kali dalam seminggu lamanya setelah ia putus dari David.


Benarkah rumor tersebut? Mari kita cek fakta berikut ini.


Rumor ini diangkat oleh kanal Youtube Kabar Politik pada (2/3/2023) dengan judul MemalukanAkui Rutin Beri Jatah Mario Dendy Seminggu 3 Kali, Ternyata Karna ini ?


Dalam video berdurasi 10 menit 4 detik itu, narator menjabarkan berita mengenai kasus penganiayaan David dan fakta mengenai hubungan Agnes Gracia dengan Mario Dandy.


Lantas, narator menyebutkan bahwa beredar rumor di media sosial bahwa Agnes sering melakukan hubungan dengan Mario Dandy, namun ia juga masih sering berhubungan dengan David.


Masalah ini diduga memicu emosi Mario Dandy sehingga ia menganiaya David. 


Namun, hingga saat ini polisi masih mendalami kasus penganiayaan David dan belum mengeluarkan statement lebih lanjut mengenai faktor penyebab terjadinya kasus ini.

Baca Juga: CEK FAKTA: Tutut Ganti Rugi Rp 150 Triliun, Hotman Paris Tegas akan Seret Keluarga Mario Dandy dan Agnes


Hal ini juga dipaparkan oleh narator pada video tersebut yang tidak dapat memastikan kebenaran dari rumor ini.


Dengan demikian, tim Suara Bandung menyimpulkan bahwa rumor Agnes Gracia yang sering memberi jatah kepada Mario Dandy sebanyak tiga kali seminggu adalah HOAX

Catatan:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. 

Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). 

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.(*)

Load More