- Pengurus dan Anggota DPR Fraksi Gerindra mendatangi kediaman Prabowo Subianto di Jakarta Selatan pada Jumat malam, 6 Februari 2026.
- Elit Gerindra seperti Wamendes Riza Patria dan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman terlihat hadir dalam pertemuan tersebut.
- Peringatan HUT partai digelar sederhana karena mempertimbangkan kondisi pemulihan pascabencana di beberapa wilayah Indonesia.
Suara.com - Sejumlah pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra mulai mendatangi kediaman Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak beberapa orang sudah mulai merapat sejak pukul 18.00 WIB.
Terlihat sudah datang elit Gerindra yang juga merupakan pejabat di eksekutif dan legislatif seperti Wamendes Ahmad Riza Patria, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri PKP Maruarar Sirait, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo, Asisten Khusus Prabowo bidang Komunikasi Analisis Kebijakan Diragayuza Setiawan.
Ditemui di sela-sela acara, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menyampaikan mengapa perayaan HUT partai kali ini hanya dilakukan di kediaman Prabowo.
Menurutnya, kesederhanaan dikedepankan mengingat sejumlah daerah di Indonesia masih dalam keadaan pemulihan pascabencana.
"Secara sederhana situasi juga, kita belum sepenuhnya... masih ada beberapa rekan-rekan kita, saudara-saudara kita di beberapa tempat yang masih ditimpa bencana, masih berduka, recovery dari bencana, kita bikin acara yang sederhana dan simpel," kata Sugiono.
Di sisi lain, sejumlah pengurus partai di daerah juga sudah diperintahkan untuk menggelar kegiatan perayaan masing-masing di wilayahnya.
"Arahannya kemarin saya sampaikan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial, ya. Tapi nanti mungkin ada arahan lebih lanjut apa yang harus dilakukan," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
Berita Terkait
-
Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan