- Komika Pandji Pragiwaksono diperiksa hampir empat jam di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penistaan agama pada 6 Februari 2026.
- Penyidik mengajukan 63 pertanyaan meliputi substansi materi pertunjukan, termasuk analogi memilih pemimpin dan isu izin tambang.
- Pandji diikuti kuasa hukumnya membantah melakukan penistaan agama; kasus ini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait laporan atas materi stand up comedy Mens Rea, Jumat (6/2/2026). Pemeriksaan berlangsung hampir empat jam dengan total 63 pertanyaan dari penyidik.
Pandji diperiksa sejak sekitar pukul 10.30 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar. Materi pemeriksaan meliputi identitas pribadi, penyelenggaraan pertunjukan, serta substansi laporan yang masuk.
“Tadi dimulai kurang lebih dari jam 10.30 lewat. Ada 63 pertanyaan, baru selesai kira-kira 5 menit atau 10 menit yang lalu,” kata Pandji kepada wartawan usai pemeriksaan.
Haris Azhar mengatakan penyidik turut memperlihatkan potongan video pertunjukan Mens Rea yang beredar di luar platform Netflix sebagai bagian dari klarifikasi.
Menurut Haris, sejumlah materi yang ditanyakan penyidik antara lain terkait pembahasan soal salat, analogi memilih pemimpin atau pejabat publik, serta materi lain yang dipersoalkan pelapor.
“Kalau lihat dari pertanyaannya yang disampaikan itu soal terkait dengan memilih pemimpin, memilih pemimpin atau pejabat publik. Lalu soal salat safar di pesawat itu, lanjutan dari soal memilih pemimpin, Pandji kan juga menyampaikan analoginya,” ucap Haris.
Selain itu, penyidik juga menyinggung materi terkait pemberian izin tambang kepada dua organisasi kemasyarakatan serta materi yang menyebut sejumlah artis terpilih menjadi pejabat di Jawa Barat.
“Lalu juga materi soal tadi sudah saya bilang, soal pemberian izin tambang kepada dua ormas: Muhammadiyah dan PBNU. Lalu juga soal materi terkait dengan banyak artis yang terpilih menjadi pejabat di Jawa Barat,” kata dia.
Meski demikian, Haris menegaskan bahwa laporan yang diterima penyidik pada dasarnya berfokus pada dugaan penistaan agama.
Baca Juga: Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
“Kalau balik ke laporan, laporannya hanya soal penistaan agama,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, Pandji juga menjelaskan latar belakang pertunjukan, termasuk penggunaan istilah mens rea sebagai tema utama dalam materi stand up comedy yang dibawakannya.
“Jadi kita tadi juga mengklarifikasi ke polisi juga, bahwa nggak cuma Mens Rea lho, di posternya kan artinya kita bantu polisi nih alat bukti posternya yang lengkap lah kira-kira begitu. Itu soal latar belakang memilih alasan Mens Rea, judulnya temanya Mens Rea,” ucap Haris.
Haris menyebut penyidik mengklarifikasi empat pasal dari KUHP baru terhadap Pandji, yakni Pasal 300 tentang penodaan agama, Pasal 301 terkait penyebarluasan, Pasal 242 mengenai penistaan terhadap kelompok tertentu, serta Pasal 243 tentang penyebaran dari perbuatan Pasal 242.
“Jadi polisi menyampaikan empat pasal itu yang dicoba diklarifikasi ke Pandji. Itu pasal-pasal dari KUHP yang baru. Kira-kira begitu,” jelasnya.
Sementara itu, Pandji menyatakan tidak merasa melakukan penistaan agama sebagaimana dituduhkan dalam laporan.
Berita Terkait
-
Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
-
Buntut Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Bawa Hasil Diskusi MUI ke Penyidik Polda Metro Jaya
-
Datangi Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Ingin Tahu 5 Orang Pelapornya
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja