- Pelatih John Herdman membuka pintu Timnas Indonesia bagi pemain berkualitas yang menunjukkan hasrat besar untuk skuad Garuda.
- Tahun 2026 menjadi masa pemantauan dengan tiga ajang utama sebagai panggung evaluasi kedalaman skuad.
- FIFA Series fokus pada pemain inti, sementara Piala AFF 2026 menjadi wadah menguji pemain lapisan kedua.
Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman mengirimkan pesan kuat kepada seluruh pesepakbola tanah air bahwa pintu Skuad Garuda terbuka lebar bagi siapa saja yang menunjukkan hasrat dan kualitas, termasuk para pemain yang selama ini mungkin merasa tersisih atau putus asa.
Menatap serangkaian agenda penting di tahun 2026, Herdman menegaskan bahwa ia akan menggunakan setiap kesempatan untuk memantau dan memperluas kedalaman skuad.
Tiga ajang utama telah ditetapkan sebagai panggung audisi besar-besaran yaitu FIFA Series 2026, Piala AFF 2026, dan FIFA Matchday sepanjang tahun. Tujuannya jelas, yakni membangun tim sekuat mungkin untuk Piala Asia 2027.
Pelatih asal Kanada ini menjelaskan bahwa ia memiliki pendekatan berbeda untuk setiap turnamen.
Ajang FIFA Series akan menjadi panggung bagi para pemain level teratas yang sudah menjadi tulang punggung tim.
"Saya ini (FIFA Series) adalah kesempatan untuk memperluas kolam talenta pemain. Saya pikir dalam turnamen tersebut akan mengandalkan pemain level satu dan dua," kata Herdman dikutip dari kanal Youtube Timnas Indonesia.
Namun, untuk turnamen seperti Piala AFF ia melihatnya sebagai kesempatan emas untuk menemukan kedalaman skuad dan menguji para pemain yang berada di lapisan kedua atau mereka yang belum mendapat kesempatan.
"Saya mengandalkan mereka untuk bermain di FIFA Series, Piala Asia 2027, akan tetapi kesempatan ini (Piala AFF 2026) memberikan kedalaman," ujar Herdman.
Mantan pelatih Timnas Kanada ini secara terbuka menantang para pemain yang mungkin sudah lama tidak dipanggil atau belum pernah menembus timnas untuk menunjukkan bahwa mereka layak mendapatkan tempat.
Baca Juga: Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
Ia mencari pemain yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki rasa lapar dan hasrat yang luar biasa untuk membela Merah Putih.
"Jadi, saya berharap, series tersebut memberi saya sekelompok pemain yang siap tampil, yang putus asa," ucap pria berusia 50 tahun tersebut.
Tantangan ini bukan tanpa tujuan. Herdman ingin para pemain ini membuktikan bahwa mereka pantas menjadi bagian dari proyek jangka panjangnya.
"Untuk menunjukkan bahwa mereka harus menjadi bagian dari perjalanan ini, untuk main di Piala Asia dan lolos Piala Dunia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?
-
Maarten Paes ke Ajax, Bakal Jadi Kiper Nomor Satu di Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati