SuaraBandung.id - Venna Melinda membantah, isu pengintimidasian Ferry Irawan ketika di Polda Jatim. Sebelumnya ibunda tersangka, Hariati, mengatakan kedatanganya ke sel anaknya. untuk meminta pengakuan tentang kelakuanya (KDRT).
Venna Melinda dengan Ferry, saling berbicara seusai mediasi lewat video call. masing-masing dari mereka didampingi kuasa hukum, Irawan tidak ingin berdamai dan akan melanjutkan kasusnya.
Pengacara Venna Melinda, Noor Akhmad Riyadhi, mengungkapkan “kedatangan kliennya ke Polda Jatim itu sesuai dengan undangan penyidik untuk melengkapi berkas yang disebut P19,” dikutip Kanal YouTube KH INFOTAIMENT Jumat (10/3).
“Sedangkan P19 adalah hal yang biasa dilakukan oleh Kejaksaan atau Kepolisian untuk melengkapi berkas, jadi tidak ada yang benar ucapan dari pengacara sebelah tidak di temukan adanya unsur pidana” ujarnya.
Kedatangan Venna Melinda ke Kapolda Jatim, bukan untuk bertemu dengan Ferry empat mata.
“Jadi Mbak Venna tidak untuk menemui Pak Ferry di sana, ternyata Pak Ferry pada tanggal 17 Januari 2023 telah mengirim surat ke Kapolda Jatim, intinya untuk meminta restorative justice, dan pada tanggal 24 tersebut, kebetulan Mbak Venna langsung, berarti tidak ada pertemuan empat mata ya maksudnya, nggak ada pertemuan empat mata," kata Riyadhi ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jumat (10/3).
Diantara mereka tidak ada pertemuan empat mata, saat Venna dan Ferry bertemu, masing-masing pengacara harus menunggu di luar. tapi ada direktur, Kanit dan penyidik.
"Mereka bukan hanya berdua bertemu, tapi ada Pak Dir, Pak Kanit dan Pak Penyidik yang bersama Mbak Venna dan Pak Ferry. Jadi setelah dilakukan restorative justice, ya akhirnya tidak ada titik temu ke jalan tengah dan di sini juga tertuang ya di Sp 2-nya yang poin 2B menindaklanjuti permohonan perdamaian 17 Januari, yang ditulis di atas materai oleh tersangka Pak Ferry kepada Kapolda Jatim pada tanggal 24 Februari 2023," pungkasnya.
Sumber: KH INFOTAIMENT
Baca Juga: Ramai Ulah Turis Bermasalah di Bali, Wamenkumham Ancam Deportasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions