SuaraBandung.id - Mario Dandy Satrio yang merupakan tersangka kasus penganiayaan terhadap David telah melaksanakan reka ulang penganiayaan pada Jumat (10/3/2023).
Dalam reka ulang penganiayaan David yang dihadiri tersangka, saksi, pihak kepolisian hingga awak media itu, Mario Dandy yang hadir tampak lesu dan menundukan wajahnya.
Setelah reka ulang dilakukan, tersiar kabar bahwa Mario Dandy yang menjadi salah satu tersangka penganiayaan memohon belas kasihan pihak David untuk mencabut laporannya.
Kabar permintaan pencabutan laporan David atas penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy itu muncul melalui sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Warta Informasi pada Minggu (12/3/2023).
Video yang diunggah kanal YouTube tersebut berjudul “Tak garang lagi || Mario Dandy nangis memohon belas kasihan David.”
Bahkan dalam thumbnail video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 20 ribu tayangan tersebut bertuliskan “NGEMIS AMPUNAN. MARIO MINTA DAVID CABUT LAPORAN.”
Berdasarkan penelusuran tim SuaraBandung.id (13/3/2023), apa yang dinarasikan dan ditayangkan oleh akun YouTube Warta Informasi tidaklah benar.
Dalam video berdurasi 6:15 itu hanya berisi tentang reka ulang penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David di sebuah komplek perumahan Jakarta Selatan pada akhir Februari lalu.
Baca Juga: Atasya Yasmine Anak Pejabat Pakai Baju Penuh Merek di Paris, Putri Iis Dahlia Sindir seperti Ini...
Tidak ada pernyataan valid dari pihak Mario Dandy yang menyatakan permintaannya untuk mencabut laporan atas penganiayaan yang telah dilakukannya kepada David.
KESIMPULAN :
Video yang diunggah kanal YouTube Warta Informasi berjudul “Tak garang lagi || Mario Dandy nangis memohon belas kasihan David” adalah hoax atau tidak benar.
Tidak ada keterangan valid dari Mario Dandy yang meminta pihak David untuk mencabut laporan atas penganiayaan yang telah dilakukannya.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Sumber: YouTube Warta Informasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang