/
Rabu, 15 Maret 2023 | 06:45 WIB
Pelaku pengancamam pembunuhan Band Radja di johor, Malaysia. (Youtube/Intens Investigasi)

SuaraBandung.id - Kabar penyekapan hingga ancaman pembunuhan yang didapatkan oleh Band Radja, cukup menggemparkan publik.

Pasalnya, pengancaman itu dilakukan oleh pelaku tepat setelah Radja melayani beberapa fans untuk photo session dan membuat dokumentasi video bersama.

Berdasarkan pengakuan dari vokalis Radja, Ian Kasela, pelaku penyekapan dan pengancaman pembunuhan terhadap mereka merupakan salah satu penyelenggara yang ditunjuk oleh Majestic Johor.

"Ini adalah salah satu penyelenggara yang ditunjuk oleh Majestic Johor, Tourism Johor," ungkap Ian Kasela, sambil menunjukkan foto pelaku, Selasa (14/3/2023).

Tak cuma itu, baru-baru ini Ian juga mendapatkan informasi bahwa pelaku tersebut adalah ajudan salah satu pejabat tinggi, atau Petinggi di Johor, Malaysia.

"Dan saya mendapatkan info tadi pagi, dia adalah macam ajudan pejabat kalau di sini. Pejabat daerah, eksekutif mungkin. Secara bekerjanya adalah ajudan salah satu Petinggi di Johor," ujarnya.

Diduga, si pelaku merupakan orang yang menerima mandat untuk menyelenggarakan acara tersebut dan bekerja sama dengan EO yang mengundang Radja untuk konser di Malaysia.

"Jadi tidak sepantasnya, dia bypass. Kalau dia ada mis dengan EO, itu urusan dia. Kalaupun dia ada masalah apa-apa, dia tegor lewat EO, EO tegor ke kami," katanya.

Harapan lain dari Radja adalah ketika memang ada permasalahan, harusnya mereka didudukkan bersama untuk membicarakan hal apapun yang terjadi.

Baca Juga: Jangan Terlena Tren Positif, Arthur Irawan Ajak Persik Fokus Hadapi Persebaya

Karena bagi mereka, tidak ada masalah saat pagelaran konser. Bahkan dari pengakuan Ian, Radja berhasil menghibur seluruh penonton hari itu. (*)

Sumber: Youtube Intens Investigasi

Load More