- Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama PT BEI menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri.
- Jeffrey Hendrik akan menjabat sementara hingga pelaksanaan RUPST BEI yang direncanakan Juni 2026.
- Iman Rachman mengundurkan diri menyusul ambruknya IHSG akibat pembekuan indeks oleh MSCI pada akhir pekan lalu.
Suara.com - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama sementara BEI menggantikan Iman Rachman. Ia akan menjabat sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI pada Juni 2026 mendatang.
"Saya akan menjabat penjabat sementara sampai dengan paling tidak berakhirnya masa periode direksi saat ini, di bulan Juni 2026," kata Jeffrey di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Rabu (4/2/2026).
Jeffrey menggantikan Iman Rachman mengundurkan diri sebagai Direktur Utama BEI Jumat (30/1/2026), setelah IHSG ambruk pada akhir pekan lalu akibat keputusan MSCI yang membekukan sementara indeksnya di Indonesia.
Adapun, aturan penunjukan Pjs mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 58/POJK.04/2016 tentang direksi dan dewan komisaris bursa efek.
Jeffrey Hendrik bukanlah wajah baru di bursa atau PT BEI. Ia saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan PT BEI. Ia duduk di jabatan mentereng itu sejak 2022 lalu dan dipilih lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Seperti dilansir dari laman resmi PT BEI, Jeffrey memulai karier di PT Zone Pratama (1994-1996), kemudian melanjutkan sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo (1996-1999) dan sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas (1999-2022).
Jeffrey juga pernah menjadi anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020), pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departement Perdagangan Efek (2020-2022), dan anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak tahun 2021.
Informasi pendidikan Jeffrey Hendrik juga sangat minim. Ia diketahui lulus program sarjana bidang ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1995.
Baca Juga: Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Berita Terkait
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Apa Tugas Dirut BEI, Fungsinya Sangat Penting di Pasar Saham
-
Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak