Bisnis / Keuangan
Rabu, 04 Februari 2026 | 12:34 WIB
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. Ia akan menjabat sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI pada Juni 2026 mendatang. [Suara.com/Rina Anggraeni]
Baca 10 detik
  • Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama PT BEI menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri.
  • Jeffrey Hendrik akan menjabat sementara hingga pelaksanaan RUPST BEI yang direncanakan Juni 2026.
  • Iman Rachman mengundurkan diri menyusul ambruknya IHSG akibat pembekuan indeks oleh MSCI pada akhir pekan lalu.

Suara.com - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama sementara BEI menggantikan Iman Rachman. Ia akan menjabat sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI pada Juni 2026 mendatang.

"Saya akan menjabat penjabat sementara sampai dengan paling tidak berakhirnya masa periode direksi saat ini, di bulan Juni 2026," kata Jeffrey di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Rabu (4/2/2026).

Jeffrey menggantikan Iman Rachman mengundurkan diri sebagai Direktur Utama BEI Jumat (30/1/2026), setelah IHSG ambruk pada akhir pekan lalu akibat keputusan MSCI yang membekukan sementara indeksnya di Indonesia.

Adapun, aturan penunjukan Pjs mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 58/POJK.04/2016 tentang direksi dan dewan komisaris bursa efek.

Jeffrey Hendrik bukanlah wajah baru di bursa atau PT BEI. Ia saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan PT BEI. Ia duduk di jabatan mentereng itu sejak 2022 lalu dan dipilih lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Seperti dilansir dari laman resmi PT BEI, Jeffrey memulai karier di PT Zone Pratama (1994-1996), kemudian melanjutkan sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo (1996-1999) dan sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas (1999-2022).

Jeffrey juga pernah menjadi anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020), pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departement Perdagangan Efek (2020-2022), dan anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak tahun 2021.

Informasi pendidikan Jeffrey Hendrik juga sangat minim. Ia diketahui lulus program sarjana bidang ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1995.

Baca Juga: Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?

Load More