SuaraBandung.id - Usai beberapa hari namanya jadi sorotan setelah buat konten makan babi, Lina Mukherjee kini mengeluh dijauhi teman.
Lina Mukherjee merasa kalau ketika ia salah seharusnya dinasehati oleh semua temannya bukan malah dijauhi.
Ketika ia merasa salah, Lina Mukherjee berharap kalau ia diberikan nasehat oleh temannya, bukan hanya ditinggalkan begitu saja.
Hal itu diungkapkan oleh Lina Mukherjee ketika berbicara di akun Instagramnya sendiri.
"Kalo gak sudi temanan ma aku gara-gara babi, berarti urusan bisnis sampe di babi doank gak sampai yg lain,¨ ujar Lina Mukherjee dikutip dari akun Instagramnya pada Minggu (19/3/23).
Menurutnya, ia tidak mungkin bisa lepas dari berbagai dosa yang telah terpaksa ia lakukan.
¨Trs aku kan gak bisa paksa manusia lain, tapi aku jujur aku manusia "pendosa" bukan suci dan bukan bangga tp (apa adanya),¨ sambungnya.
¨Tapi kenapa kalo aku salah dijauhi? Bukan dinasihati?,¨ papar Lina.
¨Jangan liat jelek manusianya aja, lagian mana ada manusia sempurna! Liat sisi lain dari manusia tersebut." kata Lina di Instagram pribadinya.(*)
Baca Juga: Perkara Makan Babi, Lina Mukherjee Ditinggalkan Teman: Aku Pendosa
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik