/
Selasa, 04 April 2023 | 16:35 WIB
Penjelasan tentang waktu yang baik untuk melakukan puasa qhada menurut Ustadz Abdul Somad ((Instagram/@ustadzabdulsomad_official))

SUARA BANDUNG - Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinantikan oleh setiap orang Muslim. Bagaimana tidak, sebab bulan suci Ramadhan ini penuh dengan berkah dan ampunan Allah SWT. 

Sebagai seorang Muslim, tentu Ramadhan ini adalah momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas serta kuantitas ibadah kita. Di bulan ini lah, pahala ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah SWT. 

Namun, bagi sebagian kalangan (khususnya perempuan) tentu sulit menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan. 

Sebab, ada fase rutin atau hal tertentu yang membuat kaum hawa berhalangan untuk melaksanakan ibadah wajib. 

Menstruasi atau nifas, misalnya. Bahkan Islam melarang umatnya berpuasa jika berada dalam kondisi tersebut. 

Setelah selesai (haid/nifasnya), mereka wajib bersuci dan wajib membayarnya atau melakukan qhada di waktu yang lain. 

Lalu kapan waktu yang baik untuk melakukan qhada?

Semua waktu baik, tapi Ustadz Abdul Somad menyarankan seperti dalam potongan video instagram @ceramah.uas (2/4/2023), alangkah baiknya melakukan qhada pada hari Senin di bulan Sya'ban. 

Karena 1 kali puasa mendapat 3 keutamaan. Pertama, menunaikan kawajiban qhada. Kedua, mendapat pahala puasa sunnah Senin. Ketiga, mendapat pahala puasa sunnah Sya'ban. (*)

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan dalam Islam, Contoh dari Salman Al Farisi Bisa Kita Tiru


Sumber: Instagram @ceramah.uas 

Load More