SUARA BANDUNG - Ustadz Adbul Somad di dalam video ceramahnya, menceritakan terkait bagaimana keadaan di pesantren pada umumnya.
Pesantren merupakan tempat orang-orang mencari ilmu, terkhususnya ilmu keagamaan.
Pesantren dikenal dengan nama peserta didiknya yaitu santri, bukan murid yang biasa disebut pada umumnya.
Santri di pesantren dikenal dengan ilmu agamanya yang lebih dominan, ketimbang ilmu pada umumnya.
Apalagi mempelajari Al Quran, itu menjadi sebuah kewajiban ketika anak kita berada di pesantren.
Lantas mengapa orangtua tidak mau menyekolahkan anaknya di
pesantren?
Karena menurut Ustadz Abdul Somad, tidak ada yang salah dengan pelajaran ataupun Kyai yang ada di pesantren.
Tetapi menurut Ustadz Abdul Somad, ada manajemen di pesantren yang tidak sesuai dengan seharusnya peserta didik.
"Bukan salah Qurannya, bukan salah gurunya, bukan salah kyainya, bukan salah tahfidznya, bukan salah hadistnya, bukan salah fikihnya, tapi salah manajemennya sehingga Quran ditinggalkan," jelasnya Ustadz Abdul Somad dikutip, Rabu (5/4/23). (*)
Baca Juga: Video Momen 2 Pria Tersetrum hingga Terpental Saat Pegang Mic
Sumber: Youtube TAMAN SURGA NET
Berita Terkait
-
Al Quran Merubah Benda Biasa? Ustadz Abdul Somad: Menjadi Mulia
-
Rugi! Jangan Sampai Lewatkan Hal Ini Selama Bulan Ramadhan Menurut Ustadz Abdul Somad
-
Pasutri Baru Nikah Wajib Tahu! Ini yang Perlu Kalian Lakukan Menurut Ustadz Abdul Somad
-
Suami Berhak Batalkan Pernikahan Jika Istri Terbukti Lakukan Ini? Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka
-
InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%