SUARA BANDUNG - Ustadz Abdul Somad memberi nasihat agar akhlak atau perilaku tidak rusak di zaman sekarang.
Menurut Ustadz Abdul Somad dalam salah satu kajiannya, cara akhlak atau perilaku agar tidak rusak tergantung dengan tiga lingkungan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadz Abdul Somad menyebutkan, rusak dan tidaknya akhlak atau perilaku itu bagaimana lingkungan pertamanya, yaitu lingkungan tempat tinggal.
Lingkungan kedua yang menjadi sebab baik atau buruknya akhlak menurut Ustadz Abdul Somad adalah lingkungan pekerjaan.
Ketahui bagaimana rekan kerja yang ada di kantor, apakah mengajak kepada kebaikan atau keburukan?
Menurut Ustadz Abdul Somad lingkungan ketiga yang membuat apakah akhlak baik atau buruk adalah lingkungan media sosial.
Di zaman sekarang kecanggihan teknologi tak bisa dipungkiri lagi, hampir setiap orang memiliki media sosial.
“Perhatikan Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, dan grup-grup WhatsApp yang dimiliki. Kalau grup WhatsApp hanya berkirim perbuatan maksiat dan dosa, maka mohon izin untuk segera keluar dari grup itu,” kata Ustadz Abdul Somad (7/4/2023).
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa media sosial yang dimiliki sangat berperan penting dalam menuntun perilaku atau akhlak manusia pada zaman modern ini. (*)
Baca Juga: Penjualan Mobil Daihatsu Naik 22,6 Persen di Triwulan Pertama 2023
Sumber : YouTube Ustadz Abdul Somad Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati