SuaraBandung.id – HIV atau AIDS merupakan salah satu penyakit ganas dan berbahaya, sehingga sangat perlu diwaspadai khususnya bagi perempuan.
Ada beragam gejala HIV yang penting untuk diketahui karena dapat membahayakan kesehatan.
HIV merupakan virus yang menyerang dan bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Sementara AIDS adalah sekumpulan gejala penyakit akibat yang terjadi karena menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi HIV.
Penularan HIV atau AIDS sendiri terjadi melalui cairan yang ada di dalam tubuh. Contohnya seperti air mani, darah, dan cairan vagina.
Berikut adalah gejala-gejala HIV atau AIDS pada perempuan yang perlu diwaspadai menurut Kementerian Perempuan dan Anak (Kemenpppa):
Infeksi vagina berulang yang menimbulkan rasa perih di area vagina
Nyeri di panggul atau perut bagain bawah. Muncul rasa nyeri di bagian tersebut disebabkan oleh infeksi pada rahim, indung telur atau tuba falopi.
Gangguan menstruasi. Muncul beragam keluhan ketika PMS.
Sering sakit dengan gejala demam, batuk sulit sembuh, berkeringat di malam hati, cepat lelah, diare kronis, ruam di tubuh, pembengkakan kelenjar getah bening.
Sariawan di mulut, lidah, dan vagina. Gejala ini kerap terjadi dan perlu diwaspadai jika terjadi dalam waktu yang cukup sering.
Penurunan berat badan tanda sebab yang jelas. Karena HIV adalah penyakit yang menyerang sistem imunitas tubuh dan bisa menurunkan nafsu makan, sehingga akan membuat berat badan menjadi turun secara drastis.
Rentan terserang penyakit infeksi seperti meningitis, pneumonia, tuberculosis, dan kanker limfoma.
Perempuan dianjurkan untuk menjalani tes HIV atau AIDS apabila berisiko tinggi. Dengan tanda-tanda resiko tinggi adalah hal-hal tersebut:
Melakukan seks bebas berganti-ganti pasangan tanpa kondom
Memakai narkoba dengan pemakaian jarum suntik bergantian dengan orang lain
Pasangan seksual adalah penderita hiv atau aids
Perempuan korban kekerasan 1,5 kali lebih rentan tertular hiv dari pasangannya
Maka, segera tes HIV atau AIDS
Baca Juga: Melihat Ria Ricis, 3 Aspek Finansial Ini Harus Disepakati Bersama Pasangan
Tes HIV sendiri dapat dilakukan di puskesmas, rumah sakit atau lembaga kesehatan yang menyediakan layanan tes HIV.
Cara cek HIV di puskesmas juga mudah, hanya perlu menyiapkan kartu BPJS kesehatan, KTP, Surat Keterangan Domisili, hingga Kartu Identitas Berbobat.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Ulasan Novel Sylvia's Letters, Transformasi Karakter Melalui Tulisan
-
7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan
-
Mark Resmi Tinggalkan SM Setelah 10 Tahun, Akhiri Semua Aktivitas Grup
-
Puncak Arus Libur Paskah 2026: Ribuan Orang Tinggalkan Jakarta
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
-
Lukmanul Hakim Desak Pemerintah Larang Pemegang Paspor Israel Masuk RI
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran