- John Heitinga resmi meninggalkan Tottenham Hotspur hanya sebulan setelah bergabung sebagai asisten pelatih Thomas Frank.
- Keputusan mundur ini diambil menyusul pemecatan Frank dan penunjukan Igor Tudor sebagai manajer interim Tottenham yang baru.
- Heitinga memilih mundur karena mempertimbangkan kepastian peran dan visi manajerialnya sendiri di bawah staf pelatih baru.
Suara.com - Pelatih keturunan Indonesia, John Heitinga resmi meninggalkan Tottenham Hotspur hanya satu bulan setelah bergabung.
Keputusan ini diambil menyusul pemecatan Thomas Frank dan penunjukan Igor Tudor sebagai manajer interim baru Tottenham.
Pelatih keturunan Bangka itu direkrut Tottenham pada pertengahan Januari sebagai asisten pelatih Thomas Frank.
Namun, setelah Frank dipecat dan Tudor mengambil alih, Heitinga memutuskan untuk tidak menjadi bagian dari staf teknis manajer baru.
Menurut laporan Algemeen Dagblad, Heitinga mempertimbangkan untuk tetap tinggal, tetapi memilih mundur demi kepastian peran dan visi manajerialnya sendiri.
Tottenham saat ini berada di posisi ke-16 klasemen Premier League, hanya unggul lima poin dari zona degradasi.
Spurs belum meraih kemenangan sejak 28 Desember, saat menekuk Crystal Palace 1-0, yang menjadi satu dari tujuh kemenangan mereka sepanjang musim.
Meski demikian, performa klub di Liga Champions lebih stabil, dengan Tottenham sudah memastikan tempat di babak 16 besar.
Manajer baru, Igor Tudor, yang sebelumnya menangani klub-klub besar Italia seperti Juventus dan SS Lazio, memilih bekerja dengan dua pemain Belanda, Micky van de Ven dan Xavi Simons.
Baca Juga: Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
Heitinga sempat masuk dalam daftar calon pelatih Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Ia bahkan dirumorkan punya kans kuat untuk jadi pengganti Patrick Kluivert di tim Merah Putih.
Namun ia memilh bergabung ke Tottenham, menjadi asisten Thomas Frank. Menarikmya, kontrak Heitinga saat itu sempat jadi sorotan di Belanda.
Mantan striker Timnas Belanda, Wim Kieft, mengaku terkejut setelah mendengar fakta soal kontrak Heitinga di klub London Utara tersebut, terutama terkait ketiadaan klausul perlindungan jika terjadi pemecatan pelatih kepala, Thomas Frank.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
-
Robbie Keane Tanggapi Rumor Jadi Kandidat Pelatih Baru Tottenham
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru