- Presiden Inter Milan, Marotta, menanggapi kritik Juventus mengenai dugaan *diving* Bastoni sebagai perundungan media yang berlebihan.
- Marotta menekankan bahwa kesalahan seperti itu merupakan kejadian biasa dalam sepak bola dan seharusnya tidak merusak aset tim nasional.
- Marotta mengkritik kurangnya pengalaman Chiellini sebagai direktur dan menganjurkan dialog mengenai *fair play* daripada kritik publik.
Suara.com - Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menanggapi kritik keras dari Juventus dan direktur mereka, Giorgio Chiellini, terkait kontroversi pertandingan kedua tim akhir pekan ini.
Marotta menyebut bahwa Bastoni, yang dianggap melakukan diving saat laga melawan Juventus, sebenarnya telah menjadi korban perundungan di media yang berlebihan.
Menurutnya, kesalahan seperti itu wajar terjadi dalam sepak bola dan tidak seharusnya merusak reputasi pemain muda yang juga merupakan aset penting tim nasional Italia.
“Sejak tahun 1950-an, banyak pemain terkenal melakukan kesalahan seperti ini. Ini adalah kejadian biasa, bukan luar biasa. Tetap harus diperbaiki, tapi konteks lain juga berperan,” ujar Marotta seperti dilansir dari Football Italia.
Marotta mengingat kembali kontroversi Juventus-Inter pada 2021, di mana Juan Cuadrado dianggap melakukan diving namun penalti tetap diberikan.
Hasilnya, Juventus lolos ke Liga Champions, meraih keuntungan finansial sekitar €60-70 juta.
“Baik wasit maupun badan teknis kemudian mengonfirmasi bahwa itu simulasi yang jelas,” tambah Marotta.
Marotta juga menyinggung Chiellini, yang kini menjadi direktur Juventus, menyebutnya muda dan belum berpengalaman.
Ia menolak memberi saran secara langsung, menegaskan bahwa dialog dan pendidikan soal fair play lebih penting daripada sekadar kritik publik.
Baca Juga: Ricuh di Terowongan San Siro Usai Inter vs Juventus, Chiellini Terancam Sanksi
“Bastoni melakukan kesalahan, tapi pendekatan saya adalah pencegahan melalui dialog, bukan represi,” jelas Marotta.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Ricuh di Terowongan San Siro Usai Inter vs Juventus, Chiellini Terancam Sanksi
-
Inter Menang Dramatis, Legenda Juventus Mencak-mencak ke Chivu dan Bastoni
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Kalah dari Inter Milan, Direktur Juventus Kritik Keras Wasit dan VAR
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar