Bola / Liga Italia
Senin, 16 Februari 2026 | 23:30 WIB
Direktur Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini. (Dok. Jventus)
Baca 10 detik
  • Presiden Inter Milan, Marotta, menanggapi kritik Juventus mengenai dugaan *diving* Bastoni sebagai perundungan media yang berlebihan.
  • Marotta menekankan bahwa kesalahan seperti itu merupakan kejadian biasa dalam sepak bola dan seharusnya tidak merusak aset tim nasional.
  • Marotta mengkritik kurangnya pengalaman Chiellini sebagai direktur dan menganjurkan dialog mengenai *fair play* daripada kritik publik.

Suara.com - Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menanggapi kritik keras dari Juventus dan direktur mereka, Giorgio Chiellini, terkait kontroversi pertandingan kedua tim akhir pekan ini.

Marotta menyebut bahwa Bastoni, yang dianggap melakukan diving saat laga melawan Juventus, sebenarnya telah menjadi korban perundungan di media yang berlebihan.

Menurutnya, kesalahan seperti itu wajar terjadi dalam sepak bola dan tidak seharusnya merusak reputasi pemain muda yang juga merupakan aset penting tim nasional Italia.

CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta. (Valery HACHE / AFP)

“Sejak tahun 1950-an, banyak pemain terkenal melakukan kesalahan seperti ini. Ini adalah kejadian biasa, bukan luar biasa. Tetap harus diperbaiki, tapi konteks lain juga berperan,” ujar Marotta seperti dilansir dari Football Italia.

Marotta mengingat kembali kontroversi Juventus-Inter pada 2021, di mana Juan Cuadrado dianggap melakukan diving namun penalti tetap diberikan.

Hasilnya, Juventus lolos ke Liga Champions, meraih keuntungan finansial sekitar €60-70 juta.

“Baik wasit maupun badan teknis kemudian mengonfirmasi bahwa itu simulasi yang jelas,” tambah Marotta.

Marotta juga menyinggung Chiellini, yang kini menjadi direktur Juventus, menyebutnya muda dan belum berpengalaman.

Ia menolak memberi saran secara langsung, menegaskan bahwa dialog dan pendidikan soal fair play lebih penting daripada sekadar kritik publik.

Baca Juga: Ricuh di Terowongan San Siro Usai Inter vs Juventus, Chiellini Terancam Sanksi

“Bastoni melakukan kesalahan, tapi pendekatan saya adalah pencegahan melalui dialog, bukan represi,” jelas Marotta.

Kontributor: Adam Ali

Load More