-
John Herdman sebut gairah suporter Indonesia adalah berkah sekaligus kutukan bagi kemajuan Timnas.
-
Pelatih John Herdman puji visi Erick Thohir untuk membawa Timnas Indonesia ke level dunia.
-
Strategi John Herdman fokus mengelola ekspektasi besar publik menjadi energi positif bagi Skuad Garuda.
Suara.com - Arsitek baru Skuad Garuda Timnas Indonesia John Herdman memberikan pandangan mendalam mengenai potensi besar sepak bola di tanah air.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut meyakini bahwa kondisi Timnas Indonesia saat ini berada di titik balik yang sangat krusial.
Menurut sosok yang menggantikan Patrick Kluivert ini, posisi Indonesia sekarang merupakan awal dari sebuah pencapaian yang luar biasa besar.
Eks pelatih Timnas Kanada tersebut kini memikul beban berat untuk merealisasikan mimpi publik melihat Indonesia di panggung dunia.
Namun sang juru taktik menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa gentar dengan ekspektasi tinggi yang kini berada di pundaknya.
Visi Besar PSSI dan Gairah Suporter
Herdman sangat mengapresiasi fondasi kuat yang sedang dibangun oleh federasi dalam beberapa tahun terakhir untuk kemajuan tim nasional.
Ia melihat adanya sinergi yang positif antara talenta pemain muda yang terus bermunculan dengan visi kepemimpinan di tubuh PSSI.
Kehadiran sosok pimpinan yang tepat dinilai Herdman sebagai kunci utama jika ingin membawa sepak bola Indonesia naik kelas.
Baca Juga: Bahaya Banget! Calon Lawan Indonesia di FIFA Series 2026 Tunjuk Pelatih Baru Super Pengalaman
“Kami memiliki basis talenta yang berkembang. Kualitas mulai meningkat. Dan kami punya ketua seperti Erick Thohir yang visioner dan ingin membawa negaranya ke level berikutnya,” ujar Herdman.
Dukungan emosional dari jutaan pasang mata suporter juga dianggapnya sebagai sumber energi tambahan yang sangat masif bagi tim.
Kekuatan Sebagai Pisau Bermata Dua
Menurut pria berusia 50 tahun ini, gairah yang ditunjukkan masyarakat Indonesia adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh negara lain.
Ia merasa sangat beruntung karena mendapatkan dukungan penuh yang membuat langkah tim terasa lebih ringan dalam menghadapi tantangan berat.
“Anda mutlak membutuhkan sosok visioner. Ditambah lagi gairah suporter, sehingga kami tidak melawan apa pun, justru angin ada di belakang layar kami,” sambung pria tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji