SUARA BANDUNG - Viralnya pengobatan alternatif Ibu Ida Dayak cukup membuat publik penasaran.
Salah satunya adalah sebagian umat Islam yang mempertanyakan diperbolehkantidaknya seorang muslim berobat kepada Ida Dayak.
Pertanyaan berobat kepada Ida Dayak itu muncul dalam sebuah kajian KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya, yang ditanyakan oleh jamaahnya.
Lantas bagaimana hukumnya seorang muslim berobat pada Ida Dayak? Begini jawaban dari Buya Yahya.
"Jika itu pengobatan, yang mengandalkan keahliannya, maka hal itu bukan sekedar boleh. Memang kita diajarkan, diperintahkan untuk kita bertanya kepada orang yang punya keahlian," jawab Buya Yahya, Sabtu (8/4/2023).
Buya Yahya mencontohkan seperti halnya kita berobat kepada dokter yang non-muslim.
"Kita boleh pergi ke dokter non-muslim sekali pun, urusannya gigi, dia jago gigi. Maka kita bawa gigi kita, agar dibenahi non-muslim sekali pun," jelasnya.
Hal itu juga berlaku untuk perbedaan jenis kelamin antara dokter dan pasien. Meskipun, di dalam ajaran Islam, ada aturan untuk membedakan interaksi keduanya.
"Tapi secara umum, Anda seorang wanita muslimah, ingin benahi gigi Anda ke seorang dokter non-muslim, maka sah-sah saja. Ini berkenaan dengan keahlian. Termasuk operasi dan segala macem, karena berkenaan dengan keahlian," ungkap Buya.
Berdasarkan penjelasannya, menurut Buya Yahya, keahlian adalah sesuatu yang dipelajari secara dzohir. Sehingga, kepada siapapun umat muslim berobat, asalkan itu berlandaskan keahlian maka diperbolehkan. (*)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep