SUARA BANDUNG – Beredar potongan video serang Pemuka Agama Dalai Lama meminta seorang anak kecil laki-laki untuk mencium dan menghisap lidahnya.
Sebelumnya seorang anak kecil bertanya kepada Dalai Lama tersebut, apakah dia bisa memeluknya. “can i hug you?,” tanya si anak itu sambil berdiri di hadapan Dalai Lama.
Dalai Lama pun memperbolehkan dan meminta anak kecil itu menghampirinya.
“oke, come,” jawab Dalai Lama.
Semula semuanya tampak biasa. Anak kecil berbaju kuning itu berjalan menghampiri Dalai Lama.
“kiss hire (cium di sini),” ucap Dalai Lama kepada anak kecil itu saat berada di sampingya.
Tidak berpikir panjang, anak itu langsung memeluk sambil mencium pipi Dalai Lama.
Dalai Lama bahkan sempat memegang tangan sambil menempelkan kepalanya ke kepala anak kecil tersebut beberapa saat seperti sedang mendo’akannya.
Kemudian setelah itu, Dalai Lama menjulurkan lidahnya dan meminta anak kecil itu untuk menghisapnya.
Baca Juga: Menonton TV Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Demensia? Ini Faktanya!
“suck my tongue (hisap lidahku),” ucapnya. Meski tampak ragu, anak itu pun melakukannya.
Kejadian ini mengundang tawa orang-orang di sekitarnya pada saat itu. Mungkin hal ini dipandang biasa terlebih dilakukan oleh seorang pemuka agama.
Namun sebuah unggahan video YouTube short @RealWomenRealStories (9/4/2023) mempertanyakan peristiwa itu, “apakah Dalai Lama seorang pedophile?,” tulisnya.
Sebagai informasi, menurut dr. Maria Irene Hendrata, Sp.KJ., dalam Youtube Halosehat (29/11/2018), Pedophile atau pedofilia adalah sebuah kondisi gangguan kejiwaan di mana seseorang merasakan dorongan seksual atau hasrat yang berlebihan terhadap anak-anak yang belum dewasa secara fisik maupun mental.
Pedofilia dianggap sebagai sebuah tindakan dan gangguan psikologis yang tidak etis yang memerlukan perawatan dan pengobatan.
Penting untuk diingat bahwa setiap tindakan seksual dengan anak yang belum dewasa dianggap sebagai pelecehan seksual yang dapat mengakibatkan konsekuensi hukum yang serius.
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri