- Banjir luapan Sungai Konaweha merendam 188 rumah di Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, akibat hujan intensitas tinggi pada Jumat.
- Genangan setinggi 60 hingga 100 sentimeter turut merendam 20 hektare tambak ikan milik warga di Desa Latuo.
- Polisi melakukan evakuasi serta terus bersiaga di lokasi untuk memastikan keselamatan warga dari potensi banjir susulan berikutnya.
Suara.com - Banjir akibat luapan Sungai Konaweha merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sedikitnya 188 rumah di tiga desa terdampak setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aiptu Riswandi mengatakan genangan air mulai memasuki permukiman warga dengan ketinggian berkisar antara 60 hingga 100 sentimeter.
"Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Samaturu Polres Kolaka yang dipimpin IPDA Sabri Sobat bergerak cepat melakukan monitoring dan evakuasi untuk memastikan keselamatan warga. Fokus utama Polri saat ini adalah keselamatan jiwa atau zero victim," katanya saat dihubungi di Kolaka, Jumat.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 04.00 WITA, Desa Konaweha menjadi wilayah paling terdampak dengan 81 rumah terendam. Kemudian disusul Desa Latuo sebanyak 75 rumah dan Desa Ulu Konaweha sebanyak 32 rumah.
Selain merendam kawasan permukiman, banjir juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat. Di Desa Latuo, sekitar 20 hektare area tambak ikan milik warga ikut tergenang air.
"20 hektar area tambak ikan milik masyarakat juga terendam," ujarnya.
Polisi bersama unsur terkait kini masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kenaikan debit air, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.
Riswandi mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Konaweha agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan.
"Kami meminta warga tetap waspada jika curah hujan kembali meningkat. Segera berkoordinasi dengan petugas di lapangan jika memerlukan bantuan evakuasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Riswandi.
Baca Juga: Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan kondisi sungai serta membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman.
Berita Terkait
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!