SUARA BANDUNG – Iskandar Sitorus membawa berkas setebal 900 halaman yang rencananya akan diajukan ke Menteri Polhukam, Mahfud MD.
Iskandar Sitorus menjelaskan bahwa berkas-berkas tersebut berisi detail keterlibatan para terduga pada kasus pencucian uang Rafael Alun.
Kasus Rafael Alun, dikatakan Iskandar Sitorus, merembak ke bidang pertambangan yang di dalamnya menarik lebih banyak terduga komplotan Rafael.
Menurut Iskandar ada perusahaan tambang yang tidak membayar pajak nyaris sampai Rp2 triliun. Seorang selebgram berinisial S terindikasi ikut terlibat pada kasus ini.
Bersama dokumen tersebut, Iskandar menyertakan surat analitik yang menggunakan inisial nama terduga komplotan Rafael.
Akan tetapi dalam dokumen tersebut semua berisi nama lengkap.
"Kurang lebih 920 halaman yang ada runtutan, ada kronologi, ada pembuktian, dan ada perbedaan antara data korporasi dengan data modi di sistem kementrian SDM Republik Indonesia," ujar Iskandar Sitorus, seperti dikutip pada Kamis (13/4/2023).
Keterlibatan para terduga itu memiliki modus yang paling dominan adalah arus modal kerja yang tertutup dan tidak terdeteksi, padahal harusnya modal kerja bersikap adil.
Ada keterlibatan sekitar 50 korporasi pada bidang pertambangan ini, yang sebagian besar dimainkan oleh aparat berseragam. (*)
Baca Juga: Lebih dari 1000 SPBU Pertamina Bagikan Takjil Gratis untuk Konsumen
Sumber: Youtube Cumicumi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus