SUARA BANDUNG – Mohammed Yusran Farid Alkatiri, S.KG. atau yang lebih dikenal dengan nama Mamat Alkatiri adalah seorang pelawak tunggal, komika dan aktor kelahiran Ambon 24 Juni 1992.
Sedangkan seorang Abraham Samad merupakan seorang pengacara atau advokat yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2011–2015.
Setelah tidak menjabat sebagai pimpinan KPK, Abraham Samad kembali ke aktivitas lamanya, yaitu menjadi pengacara dan mengajar.
Dalam satu kesempatan, Mamat Alkatiri dan Abraham Samad sama-sama mengisi acara podcast di channel YouTube HAS Creative (14/4/2023) dengan judul “MALING - BLAK-BLAKAN! ABRAHAM SAMAD SOAL KEBOCORAN DOKUMEN DARI ERA ANAS URBANINGRUM HINGGA FIRLI.”.
Ketika ditanya oleh Mamat Alkatiri, “Apakah masih bisa dan ingin mendaftar lagi menjadi pimpinan KPK?”, Abraham Samad menjelaskan “Secara status masih bisa mendaftar sebagai ketua KPK, sebab baru satu mendaftar,”.
Secara regulasi setiap orang diberi kesempatan dua kali atau dua periode untuk menjabat. Namun Abraham Samad memilih untuk tidak mencalonkan diri lagi, meskipun sangat besar keinginannya untuk mencalonkan diri menjadi pimpinan KPK
Mantan ketua KPK itu menilai, jika dirinya mencalonkan lagi kemungkinan lolosnya sangat kecil. Sebab ada pihak yang tidak menginginkan dirinya duduk di kursi tertinggi lembaga anti rasuah itu.
Pada periodenya, Abraham Samad merasa dirinya dikriminalisasi. Ia diberhentikan di tangah jalan bersama Bambang Widjojanto pada tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo.
“Saya dikriminalisasi dengan Pak Babang Widjojanto. Makanya kita tidak lanjut lagi,” kata Abraham Samad.
Baca Juga: Pemerintah Kota Bandung 'Auto Pilot' pasca Yana Mulyana Terjaring OTT KPK
“Saya melihat, kalau saya mendaftar lagi dengan Pak Bambang Widjojanto, itu ada kemungkinan saya tidak lolos lagi, karena orang tidak akan menginginkan saya kembali lagi ke KPK,” tambahnya.
Sebaliknya, Mamat Alkatiri menilai itu hanya prasangka Abraham Samad saja. Oleh karenanya, Mamat menyarankan agar Samad mencoba daftar kembali menjadi pimpinan KPK.
Mamat berusaha meyakinkan mantan ketua KPK itu untuk jangan khawatir dan jangan takut disingkirkan. Sebeb menurut Mamat ada sesuatu kekuatan yang maha besar, yaitu dari Tuhan.
“jika (Tuhan) sudah mengatakan jadi maka jadilah! ..... Berprasangka buruk terhadap manusia ya silahkan asal harus selalu berprasangka baik kepada Allah,” ucap Mamat.
Namun, Abraham Samad tetap pada pandangannya, ia melihat kondisi di Indonesia, orang baik itu selalu disingkirkan dan tidak mendapat tempat.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi masukan dari Mamat Alkatiri. “Bagus sekali ini tausiah di bulan Ramadhan, Bung mamat memberi saya tausiah,” pungkasnya. (*)
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'